Rahima Salurkan Bantuan Untuk Panti Asuhan Hadapi Pandemi Covid-19

SUARA JAMBI – Penyerahan Bantuan Kemanusiaan Dekranas Melawan Covid-19 kepada Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Rahima Fachrori di Rumah Dinas Telanai Pura langsung disalurkan untuk tiga panti asuhan di Kota Jambi, Senin (20/4/2020).

Hj. Rahima Fachrori selaku Ketua Dekranasda Provinsi Jambi menyalurkan langsung bantuan untuk anak yatim yang bernaung di Lembaga Kesejahteraan Anak Jambi Kecamatan Jambi Selatan.

Bantuan berupa sembako serta tali asih untuk 15 laki laki dan 18 perempuan termasuk untuk pengasuh anak-anak yatim di Lembaga Kesejahteraan Anak Jambi tersebut.

Baca Juga :  Sekda Pemprov Jambi Buka Final Seleksi Calon Peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara

Selanjutnya Rahima Fachrori bergerak ke Panti Asuhan Yatim Piatu Darul Aitam Kecamatan Alam Barajo dengan membawa bantuan paket sembako, santuan uang termasuk masker kain kepada 30 anak-anak yatim.

“Ada bantuan yang diberikan ini tidak banyak tetapi semoga mencukupi, mari jaga diri dan kesehatan dalam masa pandemi saat ini,” ungkap Hj. Rahima Fachrori.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Wijaya Hadiri Pengukuhan PP3D Periode 2024-2029

Kedatangan Rahima Fachrori dalam sambutan Pimpinan Panti Asuhan Yatim Piatu Darul Aitam Een Jainudin menyampaikan keberadaan panti asuhan berdiri pada bulan oktober 2006 yang terus berupaya memberi pengasuhan bagi anak-anak yatim.

“Disini ada 30 anak, mulai dari umur dua bulan hingga setingkat sekolah menengah atas, alhamdulillah telah mendapat bantuan untuk anak yatim disini,” ucap Een Jainudin.

Pemberian bantuan dilanjutkan ke Panti Asuhan Al Fatih Jambi di Telanai Pura untuk 26 anak-anak yatim piatu.

Baca Juga :  Fachrori : Bank Jambi Harus bisa Berikan Pelayanan yang Profesional

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak disini,” ujar Hj. Rahima.

Berbagi khususnya sembako yang dilakukan Hj. Rahima dalam menghadapi wabah Covid-19 menjadi bentuk kepedulian yang memberi kebaikan bersama agar masyarakat mampu menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah pada kondisi yang memungkinkan untuk “Dirumah bae dak kemano-mano”. (Oni)