oleh

Puluhan Wartawan Geruduk Mapolres Bungo, Kapolres Janji Akan Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Dua Wartawan

SUARA BUNGO – Puluhan wartawan di Bungo datangi Mapolres Bungo. Mereka menuntut dan meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus pengeroyokan terhadap dua rekannya, Kamis (2/6/2021) lalu.

Dua wartawan di Bungo mendapatkan tindakan kekerasan dari oknum pelangsir BBM bersubsidi jenis solar yang berada di SPBU 23.372.13 yang beralamat dijalan lingkar dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rombo Tengah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Aksi damai atau aksi solidaritas yang dilakukan para puluhan jurnalis tersebut tergabung dalam beberapa organisasi pers yang ada di Bungo, seperti PWB, IJTB, SMSI, JOIN, IWB, AWI, PWRI, AJI, PWI, dan IJTI.

Puluhan wartawan yang datang di Mapolres Bungo disambut langsung oleh Kapolres Bungo AKBP M. Lutfi, Waka Polres Bungo, Kompol Ridwan Hutagaol, Kabag Ops dan belasan personil lainnya.

Dihadapan Kapolres, masing-masing perwakilan organisasi pers menyampaikan aspirasinya. Pada intinya wartawan mendukung penuh Polres Bungo dalam penegakkan hukum atas pelanggaran atau kekerasan terhadap pers.

Kemudian mereka meminta Polres Bungo mengedepankan UU Pers dalam penyelesaian kekerasan terhadap jurnalis. Meminta Polres Bungo untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan dua wartawan dan memproses secara hukum.

Selain itu, mereka juga meminta komitmen dan jaminan keselamatan insan pers dalam melakukan profesi peliputan, khususnya di Kabupaten Bungo yang dilindungi oleh UU Pers Nomor. 40 Tahun 1999.

“Kami meminta pihak kepolisian serius mengusut kasus ini hingga tuntas,” ungkap Ketua PWB, Azroni.

Tak hanya itu, para wartawan juga meminta kepada masyarakat dari semua kalangan untuk taat UU Pers, termasuk upaya penyelesaian sengketa jurnalistik.

Sementara itu, Kapolres Bungo AKBP M. Lutfi menyebut jika pihaknya komit dalam menangani kasus ini. Menurut Lutfi, pihaknya akan memproses dan menindak lanjuti perkara kekerasan terhadap wartawan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku secara transparan dan presisi. Serta akan frofesional terhadap perkara yang ditangani sesuai dengan azas manfaat keadilan, dan kepastian hukum.

“Kasus ini sudah atensi Kapolda. Kami akan tindak pelaku pengeroyokan dua orang wartawan ini,” ucap Kapolres saat mediasi diruang kerjanya, Rabu (2/6/2021).

“Sudah ada 8 orang yang kita ambil keterangan. 2 orang korban dan 6 orang saksi terperiksa,” jelas Kapolres.

Kapolres juga menyebut apabila ada oknum polri yang melakukan atau membekingi pelangsir bahan bakar minyak (BBM) di SPBU agar segera melaporkan ke Kapolres secara langsung dan akan dijamin serta dilindungi kerahasiaan pelapornya.

“Polres Bungo meminta kepada rekan-rekan wartawan apabila menemukan penyelewengan yang dilakukan oleh SPBU selain melaporkan ke polres Bungo, agar melaporkan juga ke instansi terkait dan pihak Pertamina, sehingga bisa di berikan sanksi atau tindakan terhadap SPBU tersebut,” kata Lutfi.

Terkait masalah ini, polres Bungo berkordinasi dengan instansi terkait untuk pengawasan pendistribusian dan penyaluran BBM sesuai aturan yang berlaku. (*)

Komentar

Berita Terbaru