Pasca Penghadangan di Kota Baru, Fikar: Kami Ingin Bersosialisasi Bukan Mengintimidasi, Kami Ingin Merangkul Bukan Memukul

SUARA SUNGAI PENUH – Penghadangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab hingga terjadi aksi pelemparan terhadap massa pendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Sungai Penuh, Fikar Azami-Yos Adrino di Kota Baru, sama sekali tidak menghilangkan kearifan Cawako Fikar Azami.

Baca Juga :  Fachrori : Pemasyarakatan Harus Mampu Membentuk Manusia Mandiri

Ini terlihat dari unggahan Fikar di akun Instagram pribadinya. Tidak ada sama sekali nada emosi dalam unggahan itu, apa lagi menjustifikasi pihak-pihak tertentu, justru pesan damai yang ia gaungkan.

Baca Juga :  Pemkab Tanjabbar Gelar Safari Ramadhan Perdana di Masjid Agung Al-Istiqomah

Unggahan video beserta caption itu sudah ditonton lebih dari 1.500 orang.

Berikut kutipan caption tersebut:

“Kami hanya ingin bersosialisasi, bukan mengintimidasi, kami hanya ingin merangkul, bukan memukul, kami hanya ingin blusukan bukan melakukan kekerasan. Mari kita dewasa dalam berdemokrasi, jangan pernah halalkan kekerasan, jangan pernah halalkan caci maki, jangan pernah halalkan intimidasi. Kita semua bersaudara. Kita semua adalah masyarakat Sungai Penuh yang menginginkan Pilkada aman dan damai,” (*)