Pandemi Covid-19, Pemkot Gelar Operasi Pasar Kebutuhan Pokok

SUARA SUNGAI PENUH – Dalam rangka mengantisipasi fluktuasi harga pangan akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama dengan Bulog Sub Divre Kerinci menggelar operasi pasar murah, Senin (20/4/2020).

Dalam Operasi pasar ini pihak Dinas juga tetap menerapkan Protokol Kesehatan kepada Pembeli, yaitu mewajibkan Pembeli untuk memakai masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan.

Terdapat beberapa komoditas yang dijual pada operasi pasar kali ini, seperti Gula Pasir, Minyak Goreng, Tepung Terigu, Beras dan Cabe ini di laksanakan di depan kantor Dinas Ketahanan Pangan dan langsung diserbu warga, karena harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan harga yang ada di pasaran.

Baca Juga :  Penemuan Manyat di Kebun Teh Kayu Aro, Masih Menunggu Dokter Forensik

Melalui operasi pasar yang akan dilaksanakan selama dua hari ini, yaitu mulai tanggal 20 sampai 22 April 2020. Gula Pasir dijual dengan harga Rp12.500/kg, Minyak Goreng Rp12.500/liter, Tepung Terigu Rp8.500/kg, Beras TTI Rp150.000/kaleng, Beras Pandan Wangi Rp190.000/ kaleng, dan Cabe Keriting Rp14.000/kg.

Baca Juga :  Bupati Sukandar Minta Perumda Tirta Muaro Lakukan Inovasi Produksi Air Minum Kemasan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh Muswadi mengungkapkan, selain untuk menstabilkan harga, operasi pasar murah yang dilakukan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi virus (Covid-19).

Baca Juga :  Milyaran Temuan Dana Desa di Kecamatan Tanah Sepenggal Dikabarkan Banyak Yang Belum Dikembalikan

“Operasi pasar ini dilakukan dalam rangka ikut membantu masyarakat terdampak Covid-19, serta guna menyambut bulan Suci Ramadhan, dan melalui operasi pasar ini juga diharapkan dapat menstabilkan harga bahan pokok dipasaran,” katanya.

Pemerintah Sungai Penuh bersama Bulog menyiapkan sekitar 5 Ton Beras medium, 2 Ton Gula Pasir, 0,5 Ton Tepung Terigu, 1.000 liter Minyak Goreng dan 1 Ton Cabe Merah. (Adv/ndy)