Korban Keracunan Usai Hajatan di Pamenang Selatan Terus Bertambah

SUARA BANGKO – Korban keracunan seusai menghadiri pesta di rumah PN, warga Desa Tanjung Benuang, Pamenang Selatan, Merangin, terus bertambah.

Hingga Minggu (1/12/2019) malam, tercatat sudah 22 orang warga yang menjadi korban keracunan itu. Mereka dirawat di Puskesmas Tambang Emas.

Dari jumlah yang dirawat, empat orang ditangani di rumah Bidan Desa Tanjung Benuang. Sementara 22 orang lainnya dirawat di Puskesmas.

Baca Juga :  CE-Ratu Punya Solusi Konkrit Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Beberapa orang lainnya dirawat di klinik dan RSUD Kolonel Abunjani, Bangko. Seorang anak juga dirujuk ke rumah sakit.

Kepala Puskesmas Tambang Emas, dr. Egie, sudah mendirikan posko di rumah bidan desa, untuk mempermudah penanganan pasien sebelum dirujuk ke puskesmas dan rumah sakit.

Baca Juga :  Soal Posisi Wagub Jambi, Politisi PAN : Alangkah Baiknya Tetap Dari PAN

“Ini merupakan kejadian yang luar biasa. Korban yang datang mengeluhkan pusing, mual, disertai demam,” kata dr. Agie.

Sementara itu salah satu pasien anak-anak terpaksa di rujuk ke rumah sakit umum Bangko.

Peristiwa keracuna ini ternyata terjadi sejak 28 November 2018 yang lalu. Hingga hari ini sudah 32 orang ditangani, diantaranya seorang balita yang kondisinya drop.

Baca Juga :  Antisipasi Kelangkaan BBM, Pemkot Sidak SPBU di Sungaipenuh

Kapolsek Pamenang, AKP Niko Darutama, belum bisa mendapatkan laporan kejadian. Dia sedang berada di Kota Jambi, dan belum menerima laporan.

“Saya akan perintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengecek,” pungkasnya. (ory)