Kondisi Faiz Sangat Memprihatinkan, Butuh Uluran Tangan Dari Para Darmawan

114

Balita Berusia 1 Tahun Mengidap Penyakit Jantung Bocor, Katarak, dan Tuli Berat

SUARA BANGKO – Faiz Dayyan Alfarizki, buah hati dari pasangan Nasirwan dan Yeni Kusmita Sari harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya saat ini. Pasalnya, anak pertama mereka itu mengidap penyakit yang tidak biasa dialami balita seusianya.

Yang mana diketahui, Faiz mengidap penyakit Jantung Bocor, Katarak, dan Tuli berat. Hal ini diakui oleh Nusirwan selaku orang tua Faiz saat dikonfirmasi awak media, Kamis (22/8/2019).

Nusirwan mengatakan, penyakit bawaan yang dialami anaknya itu baru terdeteksi pasca istrinya melahirkan dua pekan lalu disalah satu rumah sakit swasta yang ada di Merangin. Istrinya tersebut melahirkan dengan cara operasi cesar, berat badan anaknnya pun hanya 1.7 Kg.

“Setelah melahirkan berat badan anak kami ini tidak normal, lantas anak kami dirujuk kerumah sakit yang ada di Jambi, setelah di cek, disitulah anak kami didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit Jantung bocor didua bagian,” katanya.

Setelah sampai dirumah sakit yang ada dijambi itu, lantas dokter setempat juga menyarankan agar anaknya dirujuk kerumah sakit Jantung yang ada di Jakarta Barat.

“Setelah menjalani rawat jalan disana, alahamdulillah kondisi anak kami sedikit membaik dan satu bagian jantungnya sudah tertutup,” sebutnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan dokter bahwa anak mereka besar kemungkinan akan sembuh karena usianya masih belia, dan dokter pun menyarankan observasi selama 6 bulan.

“Setelah enam bulan kami kembali kontrol anak kami, hasilnya cukup membaik,” ujarnya.

Sementara itu, perjuangan Faiz melawan penyakitnya tidak hanya sampai disitu saja, sebulan setengah setelah menjalani pengobatan, Faiz kembali didiagnosa oleh dokter menderita penyakit katarak. Buah hati kesayangan Nusirwan dan Yeni tersebut harus menjalani operasi mata.

“Ada benjolan putih dibola mata anak kami, kata dokter anak kami kena penyakit katarak,” ujarnya.

Ternyata perjuangan melawan penyakit tidak sampai disitu saja, Nusirwan juga mengungkapkan bahwa anaknya Faiz mengalami gangguan pendengaran yakni tuli berat.

“Kata dokter alat bantu pendengaran sekitar Rp200 juta, itu hanya sebelah kalau dua sampai Rp400 juta,” tuturnya dengan nada sedih.

Terkait penyakit yang diderita anaknya tersebut, Nusirwan berharap kepada para dermawan dan pemerintah agar dapat membantu pengobatan anaknya yang hingga saat ini masih membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Uluran tangan para dermawan dan pemerintah sangat kami harapkan untuk kesembuhan anak kami, karena biayanya tidak sedikit,” harapnya.

Sementara itu, Nusirwan dan Yeni Kusmita Sari yang beprofesi sebagai honorer di Puskesmas Simpang Limbur dan kini berdomisili di Desa Sialang, Kecamatan Pamenang terus bersabar akan kesembuhan anaknya.

Ia juga menyampaikan mohon do’anya bagi masyarakat dan pemerintah Merangin.

“Mohon do’akan anak kami agar lekas sembuh,” pungkasnya. (Mjb)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini