Ini Jumlah Peserta Calan Bawaslu Kabupaten dan Kota Yang Sudah Mendaftar Ke Panitia Seleksi

DAERAH, JAMBI1,053 views

As’ad Isma : Ada Puluhan Peserta Seleksi Bawaslu Yang Bakal Gugur di Seleksi Administrasi Nanti

SUARA JAMBI – Jika bahan sudah lengkap dan juga telah memenuhi syarat, itu tidaklah cukup untuk bisa mengikuti seleksi Bawaslu Provinsi Jambi di tahap selanjutnya. Karena di tahapan Administrasi saja dipastikan bakal ada puluhan peserta yang akan gugur.

Nantinya yang diambil untuk mengikuti seleksi tahap berikutnya hanya sebanyak 12 orang pendaftar untuk di sembilan Kabupaten. Sementara untuk Kota Jambi dan Merangin sebanyak 20 orang peserta.

Baca Juga :  Ariansyah : Harga-Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

“Iya nanti pas seleksi administrasi langsung ada yang gugur. Karena sesuai aturan yang akan diambil hanya 4 kali dari kebutuhan. Jadi untuk selain Merangin dan Kota Jambi yang akan diambil untuk seleksi berikutnya hanya 12 orang ditambah 3 orang petahana. Untuk Kota Jambi dan Merangin 20 orang peserta ditambah 3 orang petahana,” jelas Ketua Tim Seleksi Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi As’ad Isma, Jum’at (6/7/2018).

Lantas apa saja yang menjadi kriteria untuk bisa lolos di seleksi administrasi nantinya? As’ad Isma menjawab, katanya ada skor dari masing-masing profil peserta pendaftar tersebut. Seperti latar belakang pendidikannya, tingkat pendidikan, pengalaman tentang pengawasan pemilu dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Anak Muda dan Nepotisme Politik

“Nantinya akan diskor. Artinya untuk S2 tentu lebih tinggi skornya daripada S1,” tegasnya lagi.

Jika di lihat dari jumlah pendaftar saat ini, maka memang akan banyak yang akan gugur di tahap seleksi administrasi nantinya.

“Untuk di Kota Jambi saja, sampai hari ini ada 57 pendaftar. Maka yang diambil untuk tahapan selanjutnya hanya 23 orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Mendekati Pemilu, Warga Binaan Lapas Kepas IIA Jambi Mendapatkan Sosialisasi

“Untuk secara rinci jumlah yang sudah mendaftar ke pansel saat ini Kota Jambi 57 orang, Muaro Jambi 18 orang, Tanjabbar 10 orang, Tanjabtim 12 orang, Batanghari 26 orang,¬†Tebo 15 orang, Bungo 22 orang, Sarolangun 20 orang, Merangin 24 orang, Kerinci 18 orang dan Sungaipeuh baru 16 orang. Total keseluruhnya sebanyak 238 orang,” pungkasnya. (sbs)