Fikar-Yos Akan Prioritaskan Pengembangan Pasar Tradisional dan Pasar Lainnya

SUARA SUNGAI PENUH – Calon Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh nomor urut 2, Fikar Azami dan Yos Adrino ternyata telah menyiapkan strategi dalam memajukan perdagangan di Kota Sungai Penuh.

Beberapa konsep telah disiapkan Paslon Walikota dan Wakil Walikota dengan Jargon Muda Membangun ini. Bahkan, Keduanya telah menyiapkan konsep untuk pengembangan beberapa pusat perdagangan di Kota Sungai Penuh.

Calon Walikota Sungai Penuh, Fikar Azami menyebutkan banyak program prioritas yang telah disiapkan, terutama pengembangan perdagangan di Kota Sungai Penuh. Namun yang jelas, pengembangan empat, pasar di Kota Sungai Penuh, seperti pasar Tanjung Bajure, Minum Kawo Square, Pasar Beringin dan Kincai Plaza menjadi prioritas pihaknya.

Baca Juga :  Ular Piton Raksasa Gegerkan Warga Bungo

“Pengembangan Pasar Tanjung Bajure, Pasar Beringin Kincai Plaza termasuk Minum Kawo Square akan kita jadikan pusat perdagangan di Kota Sungai Penuh nantinya, tujuannya tidak lain untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Baca Juga :  Ini Kata Safrial Saat Hadiri Rakor TP PKK Tanjabbar 2019

Selain empat pasar besar tersebut, lanjutnya pasar tradisional yang ada di Kota Sungai Penuh juga tetap menjadi perhatian. Sejumlah pasar tradisional di Kota Sungai Penuh juga akan dikembangkan, yang nantinya sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat desa di kota Sungai Penuh.

“Pasar tradisional juga tidak akan kita kesampingkan, pasar tradisional akan tetap kita kembangkan. Agar Ekonomi masyarakat dari desa hingga ke tingkat Kota Sungai Penuh berjalan baik, roda perekonomian juga ikut lancar,” tambahnya.

Baca Juga :  Unsur Empat Jenis 5 Koto, 4 Desa Sungai Liuk Pesisir Bukit Tegaskan Mendukung Fikar-Yos

Dia juga menegaskan jika terpilih nantinya, dirinya sudah memiliki pasangan yang pas, yakni Yos Adrino. Lantaran, Yos Adrino telah dikenal dan memiliki hubungan baik dengan pihak Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi.

“Dengan kekuatan bersama Yos Adrino, kita bisa mengajukan dan mengalokasikan Program pusat dan Provinsi di Sungai Penuh, termasuk infrastruktur penunjang perdagangan di Sungai Penuh,” jelasnya. (Adv/*)