SUARA SUNGAI PENUH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sungai Penuh menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Konsep Pakaian Adat dan regulasi bentuk rumah adat Sungai Penuh, yang bekerjasama dengan TP-PKK Kota Sungai Penuh.
Acara yang digelar di aula Hotel Arafah ini beri tema, “Aktualisasi nilai adat dan budaya menuju kota Sungai Penuh CERDAS 2021”, yang dihadiri oleh Lembaga Adat Kota Sungai Penuh, tokoh adat, kelompok seni serta unsur pemerintah dan pemuda dalam Kota Sungai Penuh.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sungai Penuh, Zulwachdi mengatakan, FGD ini dimaksudkan agar nantinya pakaian adat kota Sungai Penuh dan bangunan rumah adatnya bisa menemukan bentuk dan cirinya.
“FGD ini kita selenggarakan agar nantinya kita menemukan bentuk dari pakaian tradisional Kota Sungai Penuh dan juga bangunan gedung rumah adatnya, itu nanti bisa kita rumuskan dari hasil diskusi selama tiga hari kedepan,” kata Zulwachdi, Kamis (1/8/2019).
Kedepannya kita berharap, tambah Kadis Disbudpar, adanya regulasi terhadap apa yang akan kita rumuskan dari kegiatan ini.
“Harapan kita setelah kegiatan ini, adanya regulasi terhadap tatacara pemakaian atau penggunaan pakaian tradisional Kota Sungai Penuh serta adanya kata sepakat terhadap bentuk bangunan rumah adat Kota Sungai Penuh,” tutupnya. (ndy)










