Babinsa Mengajari Warga SAD Bercocok Tanam Yang Benar

SUARA SAROLANGUN – Kebiasaan hidup berpindah-pindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain, membuat warga SAD jauh tertinggal dengan warga desa sekitarnya karena tidak ada kesempatan untuk mengumpulkan bekal untuk kebutuhan hari esok.

Bertahun-tahun hidup mengembara di tengah hutan belantara dengan menggantungkan sumber kehidupannya pada alam semesta membuat mereka terlena.

Baca Juga :  HBA Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Pangkal Duri

Mereka tidak sadar bahwa hutan ini lambat laun akan habis seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, baik warga SAD sendiri maupun warga desa sekitar hutan.

Temenggung Bebayang selama ini hidup full mengembara di hutan sehingga merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan kehidupan menetap di satu tempat. Meladang merasa kesulitan mencari penghidupan dengan tinggal menetap di Kawasan Terpadu SAD.

Baca Juga :  Sekda Munasri Sambut dan Dampingi Kunker Kapolda Jambi ke Sungai Penuh

Agar temenggung Meladang merasa nyaman dan betah hidup menetap babinsa Koramil 420-03/Pauh kopda Alfikri dan serda Boiko memberikan bimbingan tata cara bercocok tanam yang benar dengan harapan mendapat hasil yang maksimal, Rabu (3/4/2019).

Baca Juga :  Ini Pemicu Kemarahan Kelompok SAD Terkait Penyerangan Mapolsek Pelepat, Lima SAD Terpaksa Dilumpuhkan

Sementara, ini tanaman yang di berdayakan adalah tanaman pangan yang memang mereka butuhkan untuk mencukupi kebutuhan warga SAD seperti sayur mayur, cabe dan tanaman buah-buahan. (tim)