SUARA BUNGO – Kinerja Ena Zulfia nampaknya disorot dan dinilai kurang baik sehingga belasan Guru dan beberapa TU meminta Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo untuk mengganti dirinya yang saat ini menjabat Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 6 Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo.
Kepada wartawan, beberapa guru di SMPN 6 Tanah Sepenggal Lintas mengatakan, bahwa usulan pergantian terhadap Ena Zulfia sebagai Kepsek didasari oleh berbagai faktor diantaranya adanya dugaan penyelewengan Dana BOS baik yang reguler ataupun Kinerja.
Dalam surat pengaduan para guru dan TU menyebutkan, bahwa Kepsek SMPN 6 Taseplin tidak pernah melakukan rapat atas penerimaan dan penggunaan dana Bos. Selain itu, laporan Penggunaan Dana Bos banyak tidak sesuai dengan fakta dilapangan.
“Semua guru dan TU sudah sepakat mengusulkan pergantian Kepsek SMPN 6 Taseplin. Kami berharap Bupati Bungo atau Kepala Dinas Pendidikan mengganti Kepsek SMPN 6 Taseplin,” ujar beberapa guru.
Meskipun sekolah mendapatkan bantuan Dana Bos, namun para guru mengaku sering kekurangan bahan pengajaran dan para guru terpaksa mengeluarkan uang pribadi untuk memenuhinya. Selain itu, di TU juga sering kekurangan kertas.
Tidak hanya itu saja, sejumlah guru juga mengatakan, bahwa air putih tidak pernah disediakan pihak sekolah dan peralatan olahraga yang digunakan para pelajar sudah rusak semua.
“Kami mohon pihak dinas pendidikan atau Aparat Penegak Hukum (APH) dapat mengaudit Dana Bos di SMPN Tanah Sepenggal Lintas,” pinta para guru.
Selain adanya dugaan penyelewengan terhadap penggunaan dana Bos, sikap kepsek SMPN 6 Bungo juga dinilai terlalu arogan, karena yang bersangkutan sering memberi perintah kepada bawahan dengan nada intimidasi atau ancaman, terkhusus kepada tenaga honorer.
“Perkataan Kepsek SMPN 6 Taseplin terlalu kasar kepada bawahan sehingga sering bawahan menangis mendengar perkataan itu, baik secara langsung ataupun yang dikirim lewat pesan WA pribadi atau WA group,” papar mereka lagi.
Lantas apakah usulan atau pengaduan terkait pergantian Kepsek di SMPN 6 Tanah Sepenggal Lintas sudah disampaikan kepada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, menurut mereka sudah dilaporkan namun sampai sekarang tidak ada tanggapan.
“Kami sudah ajukan atau usulkan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, namun sampai saat ini tidak ada perkembangannya. Kami berharap bapak Bupati Bungo bisa membantu memperbaiki sekolah kami dengan mengaudit penggunaan Dana Bos dan mengganti Kepsek,” harap sejumlah guru. (Tim)










