Ketua BPD Bukit Kemang Diduga Ikut Bermain PETI Menggunakan Excavator di Batang Uleh

SUARA BUNGO – Pantas saja Zero PETI yang digaungkan oleh Pemda Bungo dan Polres Bungo hingga kini sulit terwujud. Pasalnya, banyak oknum seperti jajaran di pemerintahan dusun yang tidak menghiraukan warning keras dari Bupati Bungo H. Dedy Putra.

Mencuat ke publik dugaan keterlibatan Holik alias Buyung Danau ketua BPD Dusun Bukit Kemang bekerjasama dengan anak mantan Rio Renah Jelmu bernama Ari dalam bermain PETI menggunakan excavator di wilayah Sungai Batang Uleh, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo.

Baca Juga :  Nof Hendra Berikan Tips Belajar Bahasa Inggris Praktis dan Efektif

“Fakta dilapangan bang. Pemain-pemain dari oknum pemerintah desa. Ketua BPD juga ikut terlibat. Masyarakat biasa mana berani, yang jadi tumbal ya pekerja kasar dari masyarakat biasa,” ujar sumber, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga :  DPRD Bungo Sepakat Geserkan Anggarannya Untuk Bantu Perangi Covid-19

Sumber juga menyebutkan, nama-nama pelaku lainnya yang beroperasi di wilayah Batang Uleh, diantaranya, Is, Basirun, Bayan bekerjasama dengan oknum anggota TNI bernama AGS, Tok Kakok, Wailik, Feri RSD, Firdaus dan Kusnadi diduga yang mensuplai alatnya merupakan oknum anggota Bhabinkamtibmas bernama Candra.

Baca Juga :  HABITAT PATOLOGI ADMINISTRASI DALAM PELAYANAN PUBLIK

“Kami berharap agar Bupati memanggil dan memberikan sanksi tegas kepada oknum ketua BPD Bukit Kemang. Sebelum alam kami hancur ulah dari mereka ini,” pungkas sumber. (Tim)