Seratusan Kotak Amal yang Diamankan Satpol PP di Bungo Terafiliasi Jaringan Teroris

SUARA BUNGO – Bupati Bungo, H. Dedy Putra memimpin Konferensi Pers terkait pengamanan 303 Kotak Amal yang dilakukan Satpol PP di berbagai toko dan warung dalam Kota Muara Bungo dan sekitarnya beberapa waktu terakhir.

Dalam keterangannya di halaman kantor Satpol PP Bungo, Selasa (10/2/2026), Dedy Putra mengatakan, hasil verifikasi pihak Dendsus 88 bahwa 104 diantaranya terafiliasi dengan jaringan teroris.

Sementara itu, 199 kotak amal lainnya diketahui milik Yayasan, Panti Sosial, Panti Asuhan, Pondok Pesantren hingga Masjid yang memiliki kedudukan jelas dan terdata.

Baca Juga :  Sukses, Kota Sungai Penuh Tembus 4 Besar MTQ Ke-51 Tingkat Provinsi Jambi

“Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan pihak Densus 88, ternyata 104 dari 303 Kotak amal yang kini diamankan di kantor Satpol PP Kabupaten Bungo terafiliasi dengan jaringan teroris, makanya harus kita sita,” ungkap Dedy Putra, Selasa (10/2/2026).

Terkait dengan isi dari kotak amal tersebut, Bupati Dedy Putra mengatakan akan diserahkan kepada pihak Baznas Bungo untuk dimanfaatkan.

“Hasil rembug kita bersama seluruh unsur Forkopimda, kotak-kotak yang 104 ini akan diserahkan kepada Baznas Bungo. Nanti akan kita hitung bersama jumlahnya,” terang Dedy Putra.

Baca Juga :  Tim Rimbo Bujang Siap Perjuangkan 90 Persen Suara Untuk CE-Ratu

Lanjut Dedy, untuk 199 kotak amal lainnya akan dikembalikan ke tempat semula, dan sebelumnya akan dilakukan pendaftaran terlebih dahulu oleh Dinas Sosial.

“Seluruhnya nanti kalau ada yang mau menitipkan kotak amal di toko-toko harus diverifikasi dan didaftarkan dulu melalui dinas sosial agar jelas kepemilikannya dan sedekah jariyah yang diberikan oleh umat benar-benar tersampaikan dengan baik,” terang Dedy lagi.

Baca Juga :  Cuma CE yang Datang, Warga Senyerang Jaminkan 90 Persen Suara CE-Ratu

Terakhir Dedy Putra juga mempertegas kepada pihak Dinas Sosial agar tidak mempersulit proses pendaftaran kotak amal.

“Atas diamankannya ratusan kotak amal ini khsusnya bagi 199 kotak amal yang jelas pemiliknya kami sampaikan permohonan maaf. Tujuan kami tidak lain dan tidak bukan hanya untuk menertibkan agar kemurahan hati umat Islam yang bersedekah ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” pungkasnya.(sbs)