Dugaan Pungli di PTM Bungo Menguak, Anggota Dewan Minta Pemerintah dan APH Turun Tangan

SUARA BUNGO – Petugas Pengelola Pasar Tradisional Modern (PTM) Pasar Atas Muara Bungo diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para pedagang yang berjualan di pasar atas.

Dugaan pungli yang dilakukan itu terkait jual beli lapak yang diberikan kepada pedagang dengan besaran bervariasi dan juga ada beberapa pungutan lainnya.

Mendengar informasi tersebut, Anggota DPRD Bungo, Darmawan meminta agar pemerintah untuk menanggapi hal itu dengan serius. Karena itu menyangkut dengan permasalahan masyarakat kecil yang mencari rezeki untuk menyambung hidupnya sehari-hari.

Baca Juga :  Dikunjungi Tim Srikandi, Warga Bahar: Kami Titip Jambi ke CE-Ratu

“Mereka yang berjualan disitu bukan orang-orang yang ingin mencari kaya, tetapi masyarakat dusun yang datang ke kota untuk menyambung hidup. Jika pungli itu benar-benar ada, harus ditindak tegas,” ujarnya.

Baca Juga :  CE-Ratu Punya Solusi Konkrit Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Selain itu, politisi PKS itu juga meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa seluruh unsur terkait yang menyangkut dengan penyewaan lapak dan retribusi yang ada di PTM.

Jika terjadi pembiaran, maka PTM tidak akan mengalami kemajuan sampai kapan pun. Tentu itu sangat merugikan masyarakat dengan fasilitas dan bangunan megah yang dibuat oleh pemerintah.

Baca Juga :  Honda PCX Hybrid Dinobatkan Jadi Motor Terbaik

“Kami minta kepada pak Bupati dan dinas instansi terkait harus turun cek kebenarannya dilapangan. Jika terbukti, pemerintah harus pecat semua yang terlibat, dan kepada APH juga harus diproses secara hukum. Agar PTM di Bungo benar-benar bersih dari pungli,” tegasnya. (Oni)