SUARA JAMBI – Dalam mengarungi bahtera Pilgub Jambi, pasangan Cagub dan Cawagub Jambi Cek Endra-Ratu Munawaroh (CE-Ratu), menawarkan beberapa program unggulan. Program pro rakyat ini disusun dalam visi dan misi Jambi Cerah 2024.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Cagub Cek Endra. Kata CE, ada #7 poin program unggulan prioritas yang tertuang dalam visi dan misinya.
“Yang pertama dan sudah sangat familiar dikalangan masyarakat yakni Program bantuan Dua Ratus Juta Satu Desa (Duta Desa) berbasis padat karya.” kata Cagub nomor urut 1 ini.
Kemudian, ada program bantuan ekonomi produktif UMKM bagi perempuan, fasilitasi generasi milenial untuk kegiatan ekonomi kreatif. Selanjutnya penggarapan lahan tidur untuk dijadikan lahan pangan produktif dengan komoditi sesuai potensi lokal berbasis inovasi dan tekhnologi.
“Pengembangan klaster hilirisasi produk unggulan daerah juga kita jadikan prioritas. Selain itu, mendorong Jambi ramah investasi tak luput dari perhatian kita.” tutur Cagub yang dinilai sangat berhasil membangun Kabupaten Sarolangun ini.
Bupati Sarolangun non aktif ini menambahkan, peningkatan kualitas jalan nol lobang, mengefektifkan pemeliharaan, peningkatan dan penataan insfratuktur dasar kesehatan, pendidikan dan perhubungan juga masuk dalam program unggulannya.
“Akses internet gratis di ruang publik. Penguatan masyarakat yang responsif gender dan beasiswa bagi kami sangat penting untuk di implementasikan secepatnya,” tegas CE.
“Insya Allah, jika terpilih, CE-Ratu akan fokuskan perbaikan dan pembenahan menuju Jambi Cerah 2024. Yakinlah kami amanah dan tidak hanya berjanji, Saya sudah buktikan itu selama di Sarolangun.” tandas CE. (jin)
Berikut Program Unggulan Cerah 2024
__________Misi #1
– Penggarapan lahan tidur untuk dijadikan lahan pangan produktif dengan komoditi sesuai potensi lokal berbasis inovasi dan tekhnologi.
– Bantuan Duta Desa (bantuan dua ratus juta rupiah satu desa) berbasis padat karya.
– Bantuan ekonomi produktif untuk UMKM perempuan :, Fasilitasi generasi muda (milenial) untuk ekonomi kreatif.
– Pengembangan klaster hilirisasi produk unggulan daerah.
– Mendorong regulasi Jambi ramah investasi.
___________Misi #2
– Peningkatan kualitas jalan provinsi nol lobang ; Mengefektifkan pemeliharaan, peningkatan, dan penataan insfratuktur dasar kesehatan, pendidikan serta perhubungan.
– Akses internet gratis untuk masyarakat di area publik.
___________Misi #3
– Beasiswa.
– Penguatan anggaran yang respontif gender.
– Meningkatkan akses pelayanan kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.
– Fasilitasi penyiapan Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO)/ panti rehabilitasi narkoba.
– Mendorong kaderisasi generasi muda dalam upaya pelestarian kerajinan dan budaya khas Jambi.
– Revitakisasi Balai Latihan Kerja.
– Pelatihan ekonomi produktif penyandang disabilitas.
____________Misi #4
– Fasilitasi terwujudnya Sungai Batanghari bersih.
– Penyiapan ruang terbuka hijau eks Pasar Angso Duo.
– Regulasi tentang pertambangan rakyat.
– Mempercepat pembangunan jalan angkutan hasil tambang dan industri.
– Pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) bencana Karhutla.
___________Misi #5
_ Meningkatkan pengelolaan E-Goverment di lingkup Pemerintah Provinsi.
– Penemoatan Aparatur Sipil Negara sesuai dengan kompetensi dan pemberian reward dan punishment.
– Melaksanakan riset yang aplikatif dan inovatif untuk mendukung program prioritas daerah.
– Integrasi sistim aduan masyarakat digital.
– Peningakatan kualitas pelayanan izin berbasis tekhnologi.
– Mendorong satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) satu inovasi setiap tahun.
– Menaikkan besaran honorarium Pegawai Tidak Tetap (PTT) sesuai Upah Minimum Regional (UMR).
___________Misi #6
– Bantuan operasional pondok pesantren.
– Menggalakkan program Sholat Subuh keliling.
– Penyiapan Jambi Islamic Center.
– Insentif untuk ustadz, guru mengaji, imam dan marbot masjid.
– Pemenuhan aksebilitas bagi penyandang disabilitas.
– Optimalisasi pemberdayaan komunitas adat terpencil.
___________Misi #7
– Mengangkat potensi budaya dan menjadikan sumber pendidikan berbasis masyarakat dengan mengutamakan nilai budaya.
– Pengembangan sentra produk seni, budaya sebagai sumber ekonomi masyarakat.
– Revitalisasi penguatan kreatifitas dan interaksi seni budaya.
– Pengembangan wisata pedesaan yang inovatif berbasis kearifan lokal.
– Mendorong terbentuknya pemuda yang teknoprenuer baru bidang digital.
– Peningkatan prestasi olahraga. (TMC CE-Ratu)










