“Tengkar” Jelang Lebaran Warga Kerinci dan Sungai Penuh Padati Pasar

SUARA SUNGAI PENUH – Masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, seolah-olah kebal dan tidak takut dengan virus corona.

Bagaimana tidak, hal tersebut terbukti dengan meskipun jumlah pasien positif covid-19 di Kota Sungai Penuh terus bertambah yakni sudah terdapat 8 pasien. Namun, warga Kerinci dan Sungai Penuh tetap padati pasar.

Baca Juga :  Penduduk Merangin Akan Kembali di Sensus, Bupati Buka Sosialisasi SP 2020 Lanjutan

Pantauan dilapangan H-2 Lebaran Idul Fitri dipasar Tanjung Bajure dan sekitaran area Kincay Plaza, Puluhan Ribu masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh padati pasar. Hal tersebut diperparah, banyaknya warga yang tidak mentaati protokol kesehatan penanganan covid-19.

“Sungguh sangat mengerikan sekali, pasar di Sungai Penuh sangat padat. Apalagi banyak warga yang tidak menggunakan masker dan menjaga jarak,” ujar Rian, warga Kerinci.

Baca Juga :  Kedatangan Lilik Gunawan Dan Balda Disambut Dirumah Dinas Bupati Merangin

Bukan hanya itu saja, dipasar Sungai Penuh warga Kerinci dan Sungai Penuh sudah saling bersentuhan dan berkerumunan. Jika terdapat beberapa orang saja yang positif dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG), tentunya ini sangat rawan sekali.

Dengan melihat kondisi seperti ini, ia memperediksikan setelah lebaran kasus pasien positif covid – 19 di Kerinci dan Sungai Penuh meningkat drastis. “Kalau setelah lebaran, banyak warga yang rapid test, kita prediksikan pasien positif akan meningkat,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati H. Adi Rozal hadiri Pelantikan Pengurus APSI Kerinci

Ia berharap kepada tim gugus penanganan covid-19 Kerinci dan Sungai Penuh, untuk bertindak tegas dilapangan.(ndy)