Napi Kabur, Kunjungan di Rutan Sungai Penuh di Stop Sementara

SUARA SUNGAI PENUH – Pasca kaburnya empat narapidana di Rutan Klas IIB Sungai Penuh pada hari Senin 10 Juni 2019 siang. Rutan Sungai Penuh meningkatkan pengamanan dan untuk sementara waktu menutup kunjungan keluarga yang ingin menjenguk atau mengantarkan makan bagi keluarga yang berada di dalam rutan.

Berdasarkan pengumuman yang ditempelkan di pintu masuk Rutan Sungai Penuh yang dikeluarkan langsung oleh Plt Karutan Farid Wajdi, sejak tanggal 10 Juni hingga 13 Juni, Pihak rutan tidak memperbolehkan para pengunjung atau keluarga tahanan membesuk Tahanan.

Baca Juga :  3 Dari 4 Napi Yang Kabur Telah Ditangkap di Riau dan 1 Masih Diburu

Hal inipun dibenarkan oleh Yulius, Kasubsi Pengelolaan Rutan Sungai Penuh, penutupan rutan di lakukan untuk mempermudah proses penyelidikan dan olah TKP yang di lakukan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Pantau PPKM Level 4 Kota Jambi

“Ya, pengumuman tersebut sudah kami tempel dari senin, demi keamanan dan mempermudah proses penyelidikan,” kata Yulius.

Mahdalena salah seorang pengunjung mengatakan pada hari-hari biasa ia sering membesuk anaknya di rutan dan mengantarkan makanan namun kali ini ia hanya bisa menitipkan makanan saja kepada petugas jaga di rutan.

“Pada hari biasa saya sering membesuk anak saya yang di dalam rutan, tapi kali ini hanya diizinkan menitip makanan saja ke petugas lapas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup, Pantau Kondisi Warga Pasca Banjir

Ditambahkannya, penutupan rutan bagi pembesuk mungkin karena adanya napi yang kabur jadi sementara pemgamanan rutan di perketat.

“Mungkin di tutup sementara karena ada napi yang kabur dari rutan,” tutupnya. (ndy)