Tidak Demokratis, Warga Koto Baru Tanah Kampung Tolak Pemilihan BPD

SUARA SUNGAIPENUH – Pemilihan anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Koto Baru,vKecamatan Tanah Kampung,bKota Sungai Penuh, Rabu malam (09/10/2019) diwarnai kericuhan, warga menolak menolak hasil pemilihan yang dilakukan oleh panitia.

Selain menolak hasil pemilihan, warga juga memprotes pemilih yang telah ditunjuk panitia dan juga undangan untuk pemilih yang disebarkan satu jam menjelang pemilihan.

Baca Juga :  Pasien 03 Positif Covid-19 di Sarolangun Merupakan Warga Kecamatan Pelawan

Pemilihan anggota BPD Koto Baru periode ini diduga banyak kejanggalan dan tidak demokrasi. Akibatnya empat calon yaitu Peri, Edi dan Afrizal sangat merasa dirugikan serta keberatan atas hasil pemilihan ini.

“Undangan diberikan menjelang magrib, calon tau yang ditunjuk memilih saat hadir, sebelumnya panitia tidak memberitahu siapa yang memilih, sesampai di Kantor Kepala Desa inilah pemilih,” ungkap Peri.

Baca Juga :  Safari Ramadhan ke Pulau Pandan, Bupati Adirozal Berikan Bantuan 60 Kotak Keramik dan Uang 10 Juta

Selain itu Edi salah satu calon sangat menyayangkan dengan pemilihan anggota BPD yang seperti ini, yang terkesan tergesa-gesa dan syarat dengan kecurangan dan calon tidak bisa untuk terlebih dahulu untuk bersosialisasi. walaupun terdapat penolakan oleh warga,pihak panitia tetap melanjutkan pemilihan dan akhirnya terjadi kericuhan dan saling dorong mendorong dengan panitia serta kantor kepala desa dilempari batu.

Baca Juga :  Optimalkan Penerimaan PAD, Pemkot Gelar Sosialisasi TNT dan CMS

“Sampai jam 23.00 Wib malan panitia belum juga mengambil keputusan, warga pun tidak mau beranjak,untuk mendingin suasana Camat Tanah Kampung dan pihak keamanan TNI /Polri turun ke Lokasi,” ungkap Edi. (ndy)

Komentar