SUARA BUNGO – Penutupan pergelaran bergengsi di Provinsi Jambi MTQ ke-49 Tingkat Provinsi telah usai tadi malam. Pada ajang tahunan ini Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi juara umum, sedangkan tuan rumah Kabupaten Bungo berada diurutan ke enam.
Walaupun sudah ditutup tadi malam bukan bearti kegiatan di lokasi MTQ sudah selesai, hari ini Jumat (22/11/2019) kawasan arena MTQ Kabupaten Bungo di banjiri ribuan masyarakat. Rangkaian kegiatan MTQ ini rupanya ditutup dengan tausiah dari ustadz paling populer di Indonesia saat ini.
Ribuan jemaah dari berbagai daerah di Kabupaten Bungo ini datang untuk mendengar tausiah dari ustadz Abdul Somad. Ribuan jemaah yang hadir ini tidak mempedulikan walau berada di lapangan terbuka dibawah teriknya panas matahari.
Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Mashuri mengatakan, walaupun kabupaten Bungo tidak menjadi juara dalam ajang MTQ kemarin namun hal itu bukan lah menjadi tolak ukur, yang terpenting adalah rasa cinta kita kepada Al-Qur’an.
“Ini adalah rangkaian dari kegiatan MTQ ke -49, walaupun kabupaten Bungo tidak menjadi juara, namun itu bukanlah tolak ukur, yang terpenting adalah kegiatan ini bisa memupuk dan memberi rasa cinta kita kepada Al-Quran,” ucap Mashuri.
Tausiah Ustadz Abdul Somad yang dimulai sekitar pukul 9.30 Wib. Dalam tausiahnya Ustadz Abdul Somad dengan gayanya yang khas, ceramah dan juga tausiah Ustadz kocak ini tidak henti-hentinya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat kabupaten Bungo. Salah satu pesan yang disampaikan ustadz Abdul Somad dalam tausiah yakni Carilah pemimpin yang menepati janji, bukan penipu.
“Kalau mau cari pemimpin, carilah pemimpin yang menepati janji, bukan pemimpin yang penipu,” tegas Ustadz Abdul Somad.
Selain Bapak Bupati Bungo H. Mashuri, turut hadir Gubernur Jambi H. Fachrori Umar, Wakil Bupati H. Safrudin Dwi Apriyanto, selain itu hadir juga anggota DPR RI H. Bakri, anggota DPRD Provinsi Jambi Hj. Rohima, Anggota DPD RI Ria Mayang Sari, juga turut hadir Kapolres Bungo, Dandim 0416/Bute anggota DPRD Kabupaten Bungo, unnsur Forkompinda, dan para kepala OPD serta ribuan masyarakat kabupaten Bungo lainnya.(JNC)












