Plt. Gubernur Jambi Ikut Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al Falah Jambi

175

H. Fachrori : Nuzulul Qur’an Dimaknai Perintah Pendidikan

SUARA JAMBI¬†– Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jambi Dr. Drs. H. Fachrori Umar., M. Hum, menjelaskan peringatan Nuzulul Qur’an 1439 Hijriyah mengandung makna pendidikan bagi umat manusia. Ini berdasarkan ayat pertama yang diturunkan.

“Pendidikan yang menjadi perhatian dalam memaknai peringatan Nuzulul Qur’an ini,” ujar Fachrori, Jum’at malam (1/6/2018).

Menurutnya, Alqur’an merupakan kitab suci yang menjadi pedoman hidup bagi muslim yang telah diturunkan ribuan tahun lalu kepada Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa memperingati turunnya Alqur’an yang diadakan setiap bulan Ramadan di Masjid Agung Al Falah Jambi.

“Masjid Al Falah ini sangat menyenangkan, banyak jamaah sengaja untuk datang ke sini,” kata Fachrori,

Perintah membaca merupakan ayat pertama yang disampaikan Malaikat Jibril kepada Rasulullah yang kemudian dilanjutkan dengan ayat lainnya pada waktu berbeda, hingga Alqur’an sempurna pada 30 juz.

Ustadz Dr. H. Abdul Latif, MA dalam tausiyahnya menyebutkan Nuzulul Qur’an mengandung arti turunnya Alqur’an dari Baitul Izzah ke langit dunia kemudian turun untuk disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Urgensi ilmu pengetahuan, perintah “membaca” merupakan isyarat terkait kehidupan intelektual manusia sebagai khalifah di bumi, merenungi memperhatikan dan aplikasi pada kehidupan nyata,” ungkap Ustadz H. Abdul Latif.

Turunnya Alqur’an memiliki makna besar bagi kehidupan muslim dimana agenda utama Nabi Muhammad SAW mempersiapkan umat manusia saat itu bangsa Arab dengan istilah mereka yang tertidur sekian lama untuk cinta ilmu pengetahuan akan membawa kemajuan menuju peradaban yang tanpa nilai spiritual akan hampa.

“Iqro merupakan perpaduan intelektual dan spriritual,” jelasnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an juga dibarengi dengan pemberian zakat dari Baznas kepada mustahik atau orang yang berhak menerima kepada Maliki yang mewakili Fakir Miskin, Rahmawati dari Muallaf, Yatim Piatu diwakili oleh Winda Amalia, untuk Fisalillah diterima oleh M. Ridwan. (sbs/hms)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini