Mas Bro: Masyarakat Batang Bungo Jangan Takut Dari Ancaman Perusahaan

SUARA BUNGO – Dengan adanya surat somasi atau surat tuntutan dari PT. SAS dan PT. DABARA terhadap Perangkat Dusun (Desa) dan BPD Rantau Pandan, Mahpus bin Hasan Basri (Mas Bro) selaku putra Batang Bungo yang tanah kelahirannya di dusun Tanjung Agung ini megecam keras atas tindakan yang dilakukan PT. SAS dan PT. DABARA maupun PT. KBPC Grup.

“Kok nuntut perangkat dusun Rantau Pandan, dah jelas-jelas kalian itu hanya pendatang yang mencari makan di dusun Rantau Pandan. Pemdus, BPD dan masyarakat Rantau Pandan gak usah takut,” ucap Mas Bro, seorang pengusaha sukses asli Putra Batang Bungo ini.

Baca Juga :  HUT RI ke-80, Bupati Monadi Resmi Buka Turnamen Bulutangkis Bupati Cup II

Mas Bro juga menghimbau kepada perangkat dusun Rantau Pandan dan dusun lainnya yang ada di aliran Sungai Batang Bungo jangan takut dengan tuntutan mereka.

“Tidak usah takut dengan ancaman dari perusahaan pendatang itu, kalau perlu usir mereka dari Rantau Pandan,” tegas Mas Bro.

“Saya sebagai putra daerah Batang Bungo tidak akan tinggal diam melihat kejadian yang dilakukan pihak PT. SAS, PT. DABARA dan PT. KBPC Grup. Ini sudah jelas menjadi masalah yang sangat besar buat saya, dan saya minta kepada H. Syamsudin untuk meyelesaikan masalah ini dengan segera, jangan sampai masyarakat Batang Bungo hilang kesabaran. Karena permasalahan ini sudah saya sampaikan kepada Staf Khusus Presiden RI, Mayjend (Pur) ERRO KUSNARA, S.IP. Saya juga telah menyampaikan langsung via telpon kepada kepala Staf Presiden, Jendral (Pur) Muldoka,” tegas Mas Bro lagi.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Hadiri Majelis Pengajian Ulama Kabupaten Kerinci-Kota Sungai Penuh

Mas Bro juga berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini sesuai waktu yang udah di ucapkannya terdahulu yaitu 100 hari. Bahkan Mas Bro siap membantu sampai masalah ini benar-benar selesai.

“Saya berjanji akan menyampai permasalahan ini kepada DPR RI dan KAPOLRI maupun JAKSA AGUNG,” ucapnya.

Baca Juga :  Mas Bro Ancam Bakal Bawa Permasalahan PT. KBPC dan Masyarakat ke Mabes Polri dan DPR RI

Mas Bro juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bungo dan Pemerintah Provinsi Jambi agar memfasilitasi dan menyelesaikan konflik antara perusahaan dan masyarakat Batang Bungo ini.

“Saya minta kepada pak Bupati Bungo, Kapolres Bungo, Dandim 0416 Bute untuk meyikapi permasalahan yang sedang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bungo ini,” pintanya.

“Jangan sampai ada oknum-oknum yang memihak kepada perusahaan. Saya juga minta kepada bapak Kapolda Jambi dan Gubernur Jambi untuk segera bertindak untuk menyelesaikan permasalahan ini,” pungkasnya. (*)