Korem 042/Gapu Salat Gaib Untuk Almarhum BJ Habibie

SUARA JAMBI – Komandan Korem 042/Gapu diwakili Kasrem Letkol Arh Hary Sassono Utomo,SH bersama Prajurit, Persit dan masyarakat sekitar melaksanakan Salat gaib untuk Presiden ketiga RI Prof Dr BJ Habibie, di lapangan Upacara Makorem 042/Gapu Jambi, Kamis (12/9/2019) pagi.

“Salat yang diikuti ratusan jamaah itu merupakan wujud penghormatan dan sekaligus mendoakan almarhum Prof Dr BJ Habibie diampuni segala dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya,” ujar Kapenrem, Mayor Inf Firdaus.

Baca Juga :  Dandim 0416 Bute Kembali Salurkan Bantuan dari Korem 042/Gapu untuk Korban Banjir di Bungo

Berpulangnya Prof BJ Habibie merupakan duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Sosok Prof Habibie adalah manusia yang terbilang langka di Indonesia yang memberikan banyak keteladanan diberbagai aspek kehidupan.

“Prof BJ Habibie telah meninggalkan kita semua. Tentu menjadi tugas kita semua bagaimana menyiapkan generasi kita bisa mempunyai kemampuan intelektualitas seperti beliau, dedikasi dan pengabdian pada negerinya seperti beliau, dan bisa menyemai ilmu seperti beliau,” ujar Kasrem kepada wartawan usai menggelar salat gaib.

Baca Juga :  Irjen Pol Syafril Nursal Silaturahmi Dengan Elemen Masyarakat Kabupaten Bungo

Kasrem mengatakan, Habibie memiliki keteladanan luar biasa. Banyak pemikiran out of the box-nya yang menjadi terobosan khususnya di bidang teknologi. Paradigma iman dan taqwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi punya filosofi yang sangat mendalam dalam dirinya, dan itu ada pada diri almarhum.

“Hari ini saat Indonesia masuk dalam era making Indonesia 4.0 iptek sangat dibutuhkan, dan imtaq menurut Letkol Hary harus menjadi ruh dari kemampuan kompetensi yang punya dimiliki dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Semoga Allah segera menurunkan generasi penerus bangsa yang bisa mengikuti jejak teladan dan menjadi referensi kehidupan yang tercermin dari seorang BJ Habibie,” ujar Letkol Hary yang mantan Dandim 0419/Tanjab itu.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Hadiri HUT IBI Ke-71 Tingkat Kota Sungai Penuh

Menurutnya, semua butuh referensi kehidupan kerumahtanggaan, keteladanan dari sosok beliau. Ketahanan keluarga menjadi basis ketangguhan

“Sebagaimana dicontohkan oleh Bapak Prof BJ Habibie,” ujar Hary. (**)