SUARA KERINCI – Pasca dinyatakan hilang dua belas hari yang lalu yaitu, Rabu 1 Januari 2020, hingga saat ini keberadaan Ikhsan Al Mughoni remaja 17 tahun warga Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungaipenuh tersebut masih misteri.
Walaupun Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran secara merata bersama masyarakat dan relawan dari Kota Sungaipenuh maupun Kabupaten Kerinci. Bahkan orang pintar pun telah ikut terlibat dalam pencarian tersebut, namun hingga saat belum juga membuahkan hasil.
Selain itu, bantuan dari berbagai pihak juga terus mengalir, baik itu bantuan materil maupun moril. Baik itu yang diantar langsung ke Posko di Benteng Danau Kaco, ataupun yang diantar ke Posko Peduli Negeroi Pondok Tinggi.
Dalam rilisnya Koordinator Pos SAR Kerinci, Nurhasni mengungkapkan setelah dilakukan koordinasi dengan instansi dan pihak-pihak yang terlibat dengan operasi ini, maka operasi SAR Gabungan ini dinyatakan ditutup.
“Walaupun operasi SAR ini telah ditutup, tetapi dari pihak keluarga akan terus melakukan pencarian sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkap Nurhasni dalam rilisnya, Sabtu (11/01/2020).
Ditambahkan Nurhasni, terkait jejak rekam digital (pelacakan Nomor HP milik korban), telah dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terutama bagian IT. Terakhir nomor HP korban aktif (terlacak) tanggal 1 Januari 2020 di sekitar pintu Rimba (Benteng).
“Terkait juga adanya isu korban yang diduga ditemukan di Kabupaten Muko-muko Provinsi Bengkulu, Kita sudah koordinasikan dengan Basarnas Bengkulu (Pos SAR Muko-muko) terkait informasi tersebut,” paparnya.
Sementara itu, terkait adanya informasi terakhir tentang dugaan aktifnya media sosial Instagram milik Pelajar SMAN 2 Sungaipenuh tersebut, pihak Basarnas Jambi juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Kita berharap, mudah-mudahan korban segera ditemukan dan kembali dalam keadaan selamat,” pungkas Nurhasni. (ndy)










