Bupati Mashuri Resmi Mencanangkan Dusun Embacang Gedang Sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial

SUARA BUNGO – Bupati Bungo H. Mashuri menghadiri sekaligus meresmikan satu Dusun (Desa) di Kabupaten Bungo sebagai Dusun Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Adapun Dusun yang dimaksud adalah Dusun Embacang Gedang, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Bungo, Selasa (6/11/2018).

Turut Hadir dalam acara tersebut yakni, Sekcam Tanah Sepenggal Lintas, Perwakilan Polsek, Babinsa Tanah Tumbuh, Para Datuk Rio se-Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas dan Tokoh Masyarakat Dusun Embacang Gedang lainnya.

Acara tersebut diadakan oleh BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bungo, bahwa Dusun Embacang Gedang merupakan dusun yang ke-2 terpilih di dalam kegiatan Dusun Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yang mana di tahun sebelumnya yaitu Kuamang Kuning, Unit IV, Kecamatan Pelepat Ilir yang terpilih.

Baca Juga :  Wabup Apri Jamu Dua Syaikh Masjidil Haram dan Puluhan Jama’ah

Rio Dusun Embacang Gedang, Usman. HT saat dikonfirmasi menyebutkan Dusun Sadar ini merupakan kerjasama antara pemerintah Dusun Embacang Gedang dengan BPJS Ketenagakerjaan cabang Muara Bungo.

“Sangat besar manfaatnya bagi masyarakat kita, bila kerjasama antar Dusun ini dan BPJS ketenagakerjaan, tentunya harapan Dusun Embacang Gedang dengan adanya jaminan untuk masyarakat tidak hanya dinikmati oleh pekerja, juga bisa melayani masyarakat secara keseluruhan,” kata Usman.

Baca Juga :  Dewan Minta Pemkab Kerinci Tidak Menutupi Informasi dan Korupsi Dana Penanganan Covid-19

Dikatakannya, dengan menyentuh langsung dan sudah menjadi kepesertaan BPJS ketenagakerjaan ini, masyarakat yang kena musibah, keluarganya bisa mendapatkan santunan atau sosial dari BPJS ketenagakerjaan, dengan hanya membayar Rp.16.800 perbulan,” kata Rio Usman.

Bupati Bungo, H. Mashuri sangat mengapresiasi adanya jaminan sosial yang dicanangkan oleh Dusun Embacang Gedang, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo.

Baca Juga :  Dua Bupati Mashuri Menyatu di Syukuran HUT Kabupaten Bungo ke-56 Tahun

“Dengan gerakan ini bisa memberikan pemahaman – pemahaman yang utuh kepada masyarakat kita tentang BPJS Ketenagakerjaan dan bersedia keikutsertaan seluruh aparatur di dusun yang ada di dalam Kabupaten Bungo. Selain aparatur di dusun yang kita dorong, kita juga dorong kepada masyarakat kita yang memiliki pekerjaan dan tidak terbatas hanya memiliki sebagai karyawan saja, tetapi mereka-mereka yang mandiri juga bisa mengikuti kepesertaan sebagai Anggota BPJS ketenagakerjaan,” pungkas Mashuri. (Oni)