Bupati Adirozal Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Kabupaten Kerinci

SUARA KERINCI – Bupati Kerinci Dr. H. Adirozal, M.Si memimpin langsung apel gelar pasukan Siaga Darurat Bencana dan Longsor Kabupaten Kerinci Tahun 2020 di Lapangan Bola Kaki Desa Pasar Senen, Kecamatan Siulak, Jumat (17/01/2020).

Apel yang diawali pemeriksaan pasukan oleh Bupati Adirozal dan peralatan yang ada, dengan didampingi Kapolres Kerinci, Dandim 0417/Kerinci, dan Ketua DPRD Kabupaten Kerinci.

Dalam sambutannya dihadapan peserta apel, Bupati Adirozal menyampaikan bahwa pelaksanaan apel hari ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu kemarin, hal ini merupakan langkah sebagai bentuk kesiapan dalam menanggulangi bencana banjir dan longsor di kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Ilyas : Modal Kendala Utama Bagi Pelaku UKM

“Seluruh Elemen dan Stakeholder dituntut untuk siap siaga menghadapi dan menanggulangi bencana, karena kita ketahui bencana itu akan menimbulkan kerugian di berbagai sektor, baik itu Pendidikan, Kesehatan, dan Transportasi. Tentu hal ini membutuhkan kerjasama yang terpadu dari berbagai elemen, baik itu Pemerintah, Pihak Swasta, dan Masyarakat,” ungkap Adirozal.

Ditambahkan Bupati, sebagai bentuk kesiapsiagaan pencegahan lebih dini secara terpadu, dalam menghadapi musim hujan dan terjadinya banjir dan longsor tahun 2020 ini. Pemkab Kerinci telah mengeluarkan pernyataan tentang status siaga darurat bencana selama 90 hari kedepan, mulai dari tanggal 6 Januari hingga 4 April 2020.

Baca Juga :  Politik Hukum Pemerintah Dalam Mengatasi Covid-19

“Maka untuk itu kita perlu langkah pencegahan agar dapat meminimalisir terjadinya korban jiwa dan serta kerugian di sektor ekonomi dan uang lainnya. Yang intinya Antisipasi dampak bencana terhadap masyarakat serta mendekatkan SDM, peralatan dan logistik ditempat yang aman pada wilayah yang berpotensi bencana,” papar Bupati.

Baca Juga :  Petugas Kebersihan Bantah Tudingan Ahmadi Zubir Soal Sampah Tidak Diambil Berminggu-minggu

Bupati Adirozal juga meminta setelah apel ini dilaksanakan seluruh pemangku kepentingan agar meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang telah terbangun selama ini, bekerja dengan saling bahu membahu.

“Kepada seluruh camat terutama daerah rawan banjir dan longsor, kami intruksikan segera mengumpulkan lurah/ kades, lakukan dan lebih gencar mensosialisasikan penanganan banjir dan longsor. Saya minta kepada seluruh petugas yang tergabung dalam apel siaga ini agar tetap siaga dan memastikan peralatan sudah siap siaga setiap saat,” tutup Adirozal. (ndy)