Sekda Munasri Ajak PKL dan Asongan Menjaga Kebersihan

SUARA SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kamis (25/04/2019), menggelar penyuluhan peningkatan disiplin pedagang Kaki Lima dan Asongan.

Acara yang dilaksanakan di Aula Hotel Arafah ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Munasri, M.Si. MH.

Turut hadir unsur Forkompimda, para SKPD dan Peserta Pedagang Kaki Lima dan Asogan.

Baca Juga :  Pemilik Resto Orang Agam Tak Mengindahkan Himbauan Kadis DKUMPP Merangin

Sekretaris Daerah Munasri, M.Si.MH saat membuka acara tersebut menegaskan bahwa jumlah pedagang di Kota Sungai Penuh cukup banyak, para pedagang tersebut tersebar dimulai Kincai Plaza, Beringin Jaya II, Pasar Tanjung Bajure Ex Cokro Aminoto dan ruas-ruas jalan yang disebut pedagang kaki lima.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Dukung Wali Kota Jambi Lakukan Penyekatan Tekan Kasus Covid-19

Keberadaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan sebagai pemberdayaan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, menambah daya tarik kota dan membuat kota menjadi hidup, serta mendongkrak dinamika perekonomian.

“ Untuk itu perlunya pengaturan dan tempat untuk menata kembali dengan baik pasar kota Sungai Penuh, serta kerjasama untuk mewujudkan Kota Sungai Penuh lebih bersih,“ jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Canangkan Vaksinasi Covid-19, Pj Sekda Alpian Jadi Penerima Vaksin Pertama

Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh Sekda Munasri, M.Si.MH menghimbau kepada Pedagang Kaki Lima dan Asongan agar dapat berpartisipasi dan membantu pemerintah dalam menata kembali pasar, sehingga pasar Sungai Penuh tertata dengan baik, indah dan bersih.(Hms/ndy)