Alat Berat SDLG Milik Koling Ditangkap di Dusun Batu Kerbau dan Diamankan di Asrama Perwira Polres Bungo

SUARA BUNGO – Jika selama ini wilayah Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelapat menjadi salah satu tempat teraman bagi pelaku – pelaku ilegal menjalankan aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), namun kondisi tersebut nampaknya mulai berubah karena Aparat Penegak Hukum (APH) sudah melakukan penelusuran dan kabarnya polisi berhasil menangkap dan mengamankan satu unit alat berat yang diduga beroperasi untuk PETI.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dilapangan, satu unit alat berat merek SDLG yang saat ini diamankan di asrama Perwira Polres Bungo di Pal 9 diduga milik Ferdi yanh bekerjasama dengan Koling yang beroperasi di dusun Batu Kerbau.

Baca Juga :  Ketua NU Bungo Akan Panggil Ares Sandra

“Infonyo alat berat itu milik Fendi dan Koling yang Ditangkap polisi malam kemarin di Batu Kerbau. Alat berat merek SDLG dan Ferdi tersebut sudah dibawa ke Bungo oleh Polisi,” tutur narasumber yang berinial RI.

Narasumber juga menyebutkan bahwa selain menangkap satu unit alat berat, dirinya juga mengatakan, bahwa dalam razia kemarin beberapa pekerja yang melakukan aktifitas PETI. Dia juga mengatakan, bahwa informasi dilapangan menyebutkan bahwa razia yang dilakukan di Dusun Batu Kerbau dilakukan oleh Tim dari Tipidter Polda Jambi.

Baca Juga :  Ini Identitas dan Riwayat Perjalanan 15 Orang Penambahan Positif Corona di Provinsi Jambi

“Selain alat, ada juga pekerja yang ikut ditangkap diantaranya Ferdi,” terangnya pula.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan awak media, alat berat yang ditangkap polisi di Batu Kerbau memang sudah lama bekerja melakukan penambangan ilegal dan alat tersebut dikelola oleh 5 orang.

Baca Juga :  Sebut Polisi Minta "Jatah Dua Ribu", Fahmi Bebas Main PETI di Batu Kerbau

“Alat itu kongsi 5 kabarnya, salah satu pemodal dan pemiliknya adalah Koling yang merupakan warga Dusun Batu Kerbau,” paparnya.

Informasi terkait adanya penangkapan alat berat diwilayah dusun Batu Kerbau sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak polisi. Kapolsek Pelepat Iptu Charlos Sihombing ketika dikonfirmasi lewat WA belum ada jawaban sampai berita ini diterbitkan. (Tim)