SUARA BUNGO – Ades Kariyadi Cs, yang merupakan kaum milenial Kuamang Kuning, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo ini mengatasnamakan “Pemuda Peduli Kuamang” membuat heboh dimedsos dengan cuitan di akun facebook pribadinya yang berbentuk “Surat terbuka untuk ibu Ketua DPRD Bungo, Jumari Wardoyo” yang isinya sebagai berikut :
SURAT TERBUKA
Untuk Ibu Ketua DPRD Jumari Wardoyo
Salam Hormat dari Kami Pemuda Peduli Kuamang
Apa Kabar Ibu Dewan yang Sudah Enak dengan Mobil Pajero dan Kursi Empuknya
#kamirinduibu
Yang datang dari rumah ke rumah
Dari pintu ke pintu pada saat kampanye untuk mendapatkan Dukungan dan Suara
Kami yakin ibu sedang #tidakpurapuralupa dengan kami masyarakat kuamang.
Jendela Media Sosial dalam Beberapa Hari ke Belakang terlalu rame dengan teriakan masyarakat akan layanan PLN. Kami yakin Ibu sedang tidak #purapuradiam
#kemanaibusekarang
Mari kita bicara tataran solusi.
Kami tidak mau mengkritik tanpa memberikan solusi, mari duduk di meja ini bersama kami, minimal untuk mendengarkan BEBERAPA SOLUSI DARI KAMI.
Jangankan Doktor sekalipun, kalau ada PROFESOR yang bilang “oh ini bukan ranah Eksekutif dan Legislatif di tingkat daerah untuk menyelesaikan”, sini pak kami jelaskan cara penyelesaiannya. Persoalannya mau ambil peran atau tidak???
Jangan Sampai Kita Berdiskusi dalam Kondisi yang Tidak Mengenakkan,
Masa iya kami harus GERUDUK KANTOR DEWAN dulu baru ibu mendengarkan.
Kalau ibu kemarin terpilih karena masyarakat YAKIN IBU ADALAH HARAPAN, maka tolong bantu dan selesaikan (ada beban moral ibu disini). tapi ya beda cerita, kalau kemarin jadi dewan karena beli suara masyarakat, mau gimana lagi kita kan??? Hehehe.
Tapi YA TIDAK SEBEGITUNYA LAH lupa akan kami.
Kami Tidak Benci sama Ibu justru sampai detik ini kami percaya ibu mampu mewakilkan suara2 kami. Oh ya, surat ini untuk sepupu saya yang anggota dewan juga. Apo kabar yuk???
Salam Rindu dari Kami
Pemuda Peduli Kuamang
#taukanmaknagenggamantangankiri
#menolakdiam
Selanjutnya Ades Kariyadi juga membuat cuitan di akun facebook pribadinya yang berbentuk “Undangan Konsolidasi” yang isinya sebagai berikut :
UNDANGAN KONSOLIDASI
Kami Pemuda Peduli Kuamang Mengundang Kepada Seluruh Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar di Wilayah Kuamang Kuning untuk Bergabung dalam Konsolidasi Akbar dengan Tema “Semangat Pahlawan dalam Mengentaskan Permasalahan Buruknya Pelayanan PLN” pada:
Hari/tgl : Selasa, 3 November 2020
Pukul : 16.30
Tempat : Trotoar Jalur Dua Pasar SPA
Pakaian : Kaos Hitam dan Wajib Masker
Agenda:
1. Membahas Point Tuntutan,
2. Mengenang Para Pahlawan dengan Menyanyikan Lagu Gugur Bunga
3. Tabur Bunga di Jalur Dua sebagai Simbol Matinya Suara Wakil Rakyat
4. Menunggu Ketua Dewan
Pelayanan PLN yang Baik adalah Hak Kita Semua, Sudah Cukup Kita Dirugikan, Saatnya #KUAMANGBERSUARA dan cukup #KUAMANGKECEWA
Demikian Undangan Ini Kami Sampaikan, Mari Kita Berjuang Bersama Tuntaskan Permasalahan ini.
Kemana Jumari Wardoyo
Dari Kuamang untuk Indonesia
Yakin Perjuangan Sampai
CP: 0857 2000 1187 (Arka/WA)
#kuamangkecewa
#kuamangmemanggil
#kemanajumari???
Saat dikonfirmasi, Ades Kariyadi menegaskan bahwa statementnya tersebut tidak ada unsur politik dan unsur demokrasi saat ini.
“Saya tegaskan, jangan kaitkan pergerakan kami ini ke ranah politik, karena statement sayo dak ado unsur pesta demokrasi, ini asli suara masyarakat bawah,” pungkasnya. (SBS)
Sumber : Facebook, Ades Kariyadi










