CE Dorong Regulasi Jambi Ramah Investasi

SUARA JAMBI – Iklim investasi memang bergerak lamban di Provinsi Jambi akhir-akhir ini. Hal itu rupanya sudah terpantau oleh kandidat Calon Gubernur Jambi Drs. H. Cek Endra.

Drs H Cek Endra saat meresmikan pabrik pensil di Sarolangun. Diketahui, keberadaan pabrik ini dapat menyerap tenaga kerja lokal. (ist)

Malah, kandidat yang berpasangan dengan Ratu Munawaroh Zulkifli tersebut sudah punya strategi dan program khusus dalam menggerakkan iklim investasi di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

CE mengatakan, iklim investasi tidak akan berjalan baik tanpa ditunjang komitmen penuh dari sang pemimpin. Lanjutnya, para investor tentu melihat sejauh mana gelontoran investasinya aman dan tidak merugikan.

Baca Juga :  Sum Indra Kerahkan Jaringan Timses DPD Menangkan CE-Ratu

“Kita selaku pemimpin memberikan jalur investasi kepada para investor. Setelah itu, tentu kita jaminkan keamanan mereka dalam berinvestasi,” tegas kandidat bernomor urut 1 ini.

“Intinya semua regulasi bagi para investor harus ramah. Jangan sampai mereka kecewa dan kesulitan mengurus izin serta hal lainnya dalam berinvestasi,” tegas CE lagi.

Baca Juga :  Setelah Lima Hari Tenggelam Disungai Batang Asai, Akhirnya Kedua Mayatnya Ditemukan

Dilanjutkan CE, membawa dan melobi para investor sebenarnya tidak terlalu sulit. Hanya saja, dalam menarik minat para investor ini memang diperlukan jurus-jurus lobi yang baik.

“Memang tidak mudah. Tetapi Insya Allah, jika saya dan ibu Ratu memimpin Jambi, hal ini bisa kita atasi,” bebernya.

CE menjelaskan, barometer majunya suatu daerah adalah dengan meningkatnya iklim investasi. Lanjut CE, kehadiran investor secara tidak langsung bisa membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan roda ekonomi.

Baca Juga :  Tim Melati Cerah Sisir Pasar Wajo dan Pasir Putih

“Jelas, jika ada investor yang mau inves atau membuka pabrik, masyarakat sekitar tentu akan bisa bekerja. Tetapi, tetap kita perhatikan alam kita,” urai CE.

“Di Sarolangun, saya sekuat tenaga menarik investasi Semen Baturaja dan pabrik pensil. Selain investasi lainnya,” tandas CE. (TMC CE-Ratu)