Peduli HAM, Pemkot dan Kemenkumham Tandatangani Kesepakatan Bersama

AJB : HAM Harus Ditegakkan Bersama-sama

SUARA SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KEMENKUMHAM) wilayah Provinsi Jambi lakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU), Selasa (16/7/2019).

Bertempat di aula kantor Walikota Sungai Penuh, kesepakatan tersebut ditandatangi Walikota, H. Asafri Jaya Bakri (AJB), bersama Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM wilayah Jambi, Drs. Agus Nugroho Yusuf, M.Si. Kesepakatan ini berisikan tentang pembentukan, pembinaan dan pengembangan HAM.

Baca Juga :  Potensi Cawawako Sungai Penuh, Nama Maya Novefri dan Zulhelmi Kian Mencuat

Wako AJB menyambut baik kegiatan ini. Hal ini disampaikan Wako dalam sambutannya. Menurutnya, terdapat tiga kunci utama substansi hukum yang harus dipenuhi untuk menegakkan HAM. Antara lain nilai keadilan, aparatur yang menegakkan hukum serta kesadaran hukum dari masyarakat itu sendiri.

“Untuk mewujudkannya kita memerlukan kesungguhan, karena semua ini adalah bagian yang tak terpisahkan,” ujar Wako AJB.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Sambut Kedatangan 2.080 Vaksin Sinovac

Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi fasilitasi pembentukan produk hukum di daerah dengan mengikutsertakan perancangan peraturan perundang-undangan. Pembentukan, pembinaan kelompok sadar hukum. Penghormatan, pemenuhan, perlindungan, penegakan dan pemajuan HAM di daerah melalui diseminasi HAM. Peningkatan perlindungan hukum bagi kekayaan intelektual termasuk perlindungan terhadap indikasi geografis dan kekayaan intelektual komunal. Serta pengitegritasan website jaringan dokumentasi dan informasi hukum.

Baca Juga :  6 Ranperda Disampaikan ke Dewan

Pada kesempatan yang sama Kepala kantor wilayah Hukum dan HAM Provinsi Jambi, Drs. Agus Nugroho Yusuf, M.Si, mengajak pemerintah daerah untuk bersama-sama mewujudkan nota kesepakatan ini.

“Melalui kesepakatan ini, diharapkan dapat memperkuat dan mempererat sinergitas yg selama ini telah terbangun dg pemerintah Kota Sungai Penuh,” tutupnya. (Hms/ndy)