Sarolangun Terima 193 CPNS Tahun 2019, Formasi Guru Terbanyak

1459

SUARA SAROLANGUN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun resmi menerima jumlah formasi terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Diketahui, ada 193 formasi yang akan dibuka diantaranya Tenaga Pendidikan, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga teknis.

Formasi tersebut dibeberkan lansung oleh Kepala BKPSDM, H. A. Waldi Bakri kepada awak media melalui pesan singkat poncelnya, Minggu (20/10/2019).

Waldi menuturkan, Formasi yang diterimanya berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kemenpan RB dengan nomor 606 tahun 2019 bahwa formasi CPNS untuk Kabupaten Sarolangun berjumlah sebanyak 193 lowongan.

“Formasi yang terbanyak yakni tenaga Pendidikan 95 orang, 53 tenaga kesehatan dan 45 tenaga teknis, Kita baru pulang dari menghadiri rakor persiapan pengadaan CPNS Tahun 2019 di Jakarta,” ujarnya.

Waldi juga menjelaskan, secara keseluruhan dalam rakor pengadaan CPNS tahun 2019, pemerintah pusat Kemenpan RB melakukan penerimaan CPNS sebanyak 197.111, terdiri dari 37.854 untuk pusat di 74 kementrian/lembaga. Sedangkan untuk daerah sebanyak 159.257 formasi untuk 467 daerah Provinsi, Kabupaten/Kota.

“Kita kebagian pada formasi untuk daerah yang berjumlah 467 daerah, semua itu dibagi dalam formasi khusus dan formasi umum. Formasi khusus ini antara lain comloud, dispora, disabilitas, untuk putra-putri Papua dan sifat strategis dipusat lainnya,” jelasnya Waldi.

Selain itu, Waldi juga menambahkan bahwa dalam penerimaan CPNS tahun 2019 ini, dilakukan seleksi dengan pola dan teknik penerimaan yang sama seperti tahun 2018 yang lalu, yakni melalui seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).

“Sesuai arahan kepala BKN bahwa skedul pelaksanaan lebih kurang diantaranya dimulai pada pengumuman pendaftaran pada akhir bulan Oktober 2019 sampai awal November 2019, kemudian pengumuman hasil seleksi administrasi pada bulan Desember 2019, Sementara itu pengumuman seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Januari 2020 mendatang, pelaksanaan SKD pada bulan Februari dan hasil SKD dan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada bulan Maret, kemudian integrasi SKD dan SKB sekitar bulan April 2020 mendatang dan berbagai langkah seterusnya,” jelasnya.

Sambung Waldi, dari berbagai tahapan tersebut, bagi daerah tentu akan tetap mengikuti dan berdasarkan petunjuk BKN pusat, pemerintah Kabupaten Sarolangun tentunya sedang mempersiapkan seluruh yang berkaitan dengan rencana seleksi antara lain, SK Bupati Sarolangun, tentang penetapan formasi dan akan segera menunjuk admin untuk Kabupaten Sarolangun.

“Saat ini sudah ada undangan untuk persiapan teknis bahwa hari Selasa, admin Kabupaten akan dilakukan sosialisasi dan pembekalan di BKN mulai tanggal 22 sampai 25 Oktober 2019. Setelah itu baru tahapan dapat kita laksanakan di Kabupaten,” tutupnya. (Sar)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini