Redam Potensi Kecurangan, Bawaslu dan KPU Provinsi Diminta Turun ke Merangin

SUARA JAMBI – Jumlah suara masuk dari Kabupaten Merangin di website KPU.go.id, mulai dipertanyakan. Pasalnya, dari 11 kabupaten/kota yang ada di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, hanya Kabupaten Merangin yang persentase suaranya masih 89 persen.

Sekjen Tim Pemenangan CE-Ratu, Alexander mengaku sedikit heran dengan jumlah rekapan suara yang masuk tersebut. Kata dia, sebagai Kabupaten yang saat ini masih dipimpin kandidat 03, Merangin sangat rawan dan jadi perhatian serius.

Baca Juga :  Kunjungi SPCE Center Kosera, Ratu Beberkan Strategi Hari Pencoblosan

“Ya, patut kita pertanyakan rekap suara di KPU.go.id. Merangin itu bupatinya Al Haris, jadi kami minta kepada Bawaslu Provinsi dan KPU serta aparat keamanan untuk mengawasi ketat. Jangan sampai ada indikasi aktivitas yang melukai demokrasi,” sebutnya, Senin (14/12/2020).

Baca Juga :  Diduga Perumahan Bungo Green City dan Azziziah Tidak Kantongi Amdal, Ini Kata Dinas LH Bungo..!!

Alexander menambahkan, dibanding beberapa kabupaten lainnya, tim CE-Ratu memang memberikan perhatian lebih ke Kabupaten Merangin. Karena menurutnya, dugaan-dugaan permainan suara sangat berpeluang terjadi.

“Merangin ini memang sangat rentan. Makanya kita pantau langsung. Insya Allah, saya yakin KPU dan Bawaslu profesional di sini,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Alex, kepada seluruh tim dan relawan CE-Ratu Merangin agar bersama-sama menjaga suara CE-Ratu dan Fachrori Umar.

Baca Juga :  Duet Trisna Sanjaya-Cik Marleni Gempur Habis Tiga RT di Simpang Tiga Sipin

“Saya baru dengar info, ada upaya ingin menambah suara lewat suara suara sisa dan mengurangi suara nomor urut 2. Tetapi ini baru sebataa dugaan, makanya kami kawal terus,” tandasnya. (*)