Panitia PAW Rio Tanjung Agung Diduga Telah Diboncengi Oleh Salah Satu Calon

SUARA BUNGO – Berhubung masa Pejabat Sementara (Pjs) Rio (Kepala Desa) Dusun Tanjung Agung Syaiful Dasri ini akan berakhir pada akhir bulan November 2018 mendatang, maka dalam waktu dekat, Dusun Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo akan mengadakan Pemilihan Rio Antar Waktu (PAW) untuk menahkodai Dusun Tanjung Agung hingga Pilrio serentak 2020 mendatang.

Namun hingga saat ini, baru dalam tahap mekanisme pemilihannya saja panitia sudah menuai kritikan, pasalnya dalam pembentukan panitia PAW nya saja diduga telah diboncengi oleh salah satu kandidat yang akan bertarung untuk merebut posisi PAW Rio Dusun Tanjung Agung tersebut.

Baca Juga :  KKU STIA Posko III Dusun Tanjung Agung Berkunjung ke Posko Mahasiswa UGM dan UNS di Luber

Hal tersebut dikatakan oleh Pjs. Rio Dusun Tanjung Agung, Syaiful Dasri saat dikonfirmasi suarabutesarko.com, dan dirinya juga mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui terkait kepanitiaan PAW Pilrio pada Senin malam (19/11/2018).

“Awak baru tau pas rapat di kantor Rio tadi malam kalau panitia nyo itu sudah terbentuk. Saya juga dak diundang pas pembentukan panitianyo itu,” ujar Syaiful Dasri, Pjs. Rio Tanjung Agung, Selasa (20/11/2018) melalui via telphone.

Lebih lanjut lagi dikatakan Syaiful Dasri, kabarnya panitia ingin Pilrio PAW tersebut dipilih hanya 90 orang perwakilan masyarakat dan tokoh masyarakat saja.

Baca Juga :  Tahun 2019, Pemprov Jambi Jadi Tuan Rumah Kejurnas

“Informasinya panitianya ini menginginkan untuk pemilihan Pilrio PAW cukup dengan 90 orang pemilih saja. Adapun yang akan memilih itu diambil dari unsur tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan ditambah yang lainnya. Namun rapat malam tadi itu tidak ada titik temunya, karena sebagian masyarakat menduga panitia Pilrio PAW ini telah diboncengi (bersekongkol, red) dengan salah seorang kandidat yang akan bertarung di Pilrio,” jelas Saiful Dasri, Pjs. Rio Tanjung Agung.

Lanjut Syaiful lagi, seharusnya pemilihan ini harus mengendepankan keterbukaan publik, biar masyarakat bisa mengatahui siapa calonnya dan bagaimana sitem pemilihan biar tidak ada yang bergejolak nantinya.

Baca Juga :  H. Fachrori Berharap Agar APPSI Bisa Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif

“Tadi malam banyak masyarakat yang menolak pemilihan Rio PAW dengan cara perwakilan saja yang memilih. Mereka ingin pemilihan secara langsung dan dipilih oleh semua masyarakat yang ada di Dusun Tanjung Agung,” pungkas Syaiful Dasri.

Untuk diketahui bersama, nama yang telah ditetapkan oleh panitia PAW Rio Dusun Tanjung Agung yang ketuai oleh A. Dasuki tersebut ada empat orang calon diantaranya, Jasri Nofrianto, Zulkifli, Gustiar dan Uyun Fauzan. (Oni)