Kecamatan Depati VII Sering Banjir, Wakil Ketua DPRD Kerinci Akan Dorong Pembuatan Tanggul Permanen

SUARA KERINCI – Pasca beberapa kali diterjang banjir luapan Sungai Batang Merao, Plt Kadis PUPR Kerinci, Maya Novefri, bersama Wakil Ketua DPRD Kerinci, Boy Edwar dan sejumlah anggota DPRD Kerinci langsung turun melakukan peninjauan sejumlah lokasi di Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci.

Peninjauan yang dilakukan pada Senin (13/4/2020) kemarin, dimana Plt Kadis PUPR Kerinci, Pimpinan DPRD Kerinci Boy Edwar beserta anggota Dewan dengan didampingi 2 Kades Depati Tujuh, Babinsa dan tokoh masyarakat melihat diberbagai titik mencari solusi agar banjir tidak terjadi kembali.

Pasalnya, di Kecamatan Depati VII ini selama 1 bulan ini saja, sudah Empat kali diterjang banjir.

Plt Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri, dikonfirmasi mengatakan bahwa setelah mendapat informasi adanya kejadian banjir diwilayah Depati VII, dirinya bersama Wakil Ketua DPRD Kerinci, Boy Edwar, beserta anggota Dewan lainnya Kades dan Babinsa turun kelokasi untuk melihat permasalah hingga terjadinya banjir.

Baca Juga :  Kaget Bercampur Ceria Warga Sungai Liuk, Koto Baru, Rawang dan Pondok Tinggi di Jumat Berkah Berill Dara Fikar Azami

“Hasil cek kelapangan, nanti akan kita tangani sesuai tupoksi di Bidang PUPR dan kalau Irigasi itu wilayah penanganannya pihak Balai BWSS di Jambi dan kita laporkan bersama DPRD,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kerinci, Boy Edwar, dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya selaku pimpinan DPRD Kerinci bersama anggota dan Kadis PUPR Kerinci telah turun kelapangan.

“Ada Tiga Desa diwilayah Kecamatan Depati VII yang benar-benar terdampak banjir, yakni Desa Baru Kubang, Desa Ladeh, dan Desa Lubuk Suli,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, pimpinan DPRD Kerinci dari Partai Golkar ini telah berkoordinasi dengan Kadis PUPR dan Kades dilapangan, sehingga penanganannya nanti memang akan harus dilakukan pembuatan tembok penahan sungai yang permanen.

Baca Juga :  Penanganan Covid-19, Warga Minta Gerakan Nyata Anggota DPRD Kerinci Dapil IV & V

“Penyebab banjir, salah satunya disebabkan adanya tembok penahan sungai yang roboh. Sehingga ketika air Sungai Batang Merao meluap, Ratusan rumah warga di wilayah Depati VII terendam banjir,” ungkapnya.

Maka menurut Legislator dari Partai berlambangkan pohon beringin ini, bahwa langkah selanjutnya yang akan diambil yakni Tiga Desa tersebut membuat surat berupa proposal dan mengajukannya kepada Balai yang menangani irigasi serta Sungai untuk membuat tembok permanen.

“Saya selaku pimpinan DPRD Kerinci juga akan mendorong pihak Balai untuk turun kelapangan menangani irigasi dan sungai,” katanya.

Sementara untuk penanganan saat ini, dirinya selaku pimpinan DPRD Kerinci telah meminta kepada PUPR bersama dengan Desa untuk membuat tanggul sementara terlebih dahulu menjelang pembuatan tembok permanen.

Baca Juga :  Kantor DPRD Bungo Dikepung Ratusan Mahasiswa, Ini Tuntutannya..!!

“Untuk saat ini PUPR Kerinci bersama dengan Desa membuat tanggul, karna PUPR bisa menggunakan dana tanggap darurat, dan Desa menggunakan dana desa,” tegasnya.

Bukan hanya itu saja, dirinya juga menegaskan bahwa salah satu penyebab terjadinya banjir yakni bahwa telah banyaknya lumpur yang sudah menumpuk di Muara yakni di Danau Kerinci. Akibatnya, aliran Sungai Air Batang Merao menjadi melambat.

“Maka ketika diguyur hujan lebat sebentar saja, rumah yang berada disepanjang sungai batang merao akan terendam banjir,” bebernya.

Maka, selain pembuatan tembok permanen diwilayah Depati VII. Dalam rangka mengatasi banjir, yakni dengan melakukan normalisasi sungai terutama di Muaro tepatnya di penghujung sungai di Danau Kerinci. (ndy)