Dampak Corona, Dua Kelompok Wisman Asal Singapura dan Inggris Batal ke Kerinci

440

SUARA KERINCI – Kebijakan travel atau larangan kunjungan dari negara-negara yang terdampak virus corona Covid-19, berdampak besar pada sektor pariwisata di Indoneaia. Hal tersebut membuat, jumlah Wisatawan Mancanegara (wisman) juga mengalami penurunan, khususnya wisatawan dari China.

Beberapa destinasi wisata di Indonesia, merasakan imbasnya dengan berkurangnya jumlah wisman yang berkunjung dan membuat destinasi tersebut menjadi sepi. Salah satunya di Kabupaten Kerinci, yang merupakan Branding Wisata Provinsi Jambi yang setiap Tahunnya selalu dikunjungi Ribuan Wisman.

Hal tersebut terbukti, baru-baru ini dimana beberapa wisatawan membatalkan kunjungan wisata ke kerinci.

“Iya betul, ada 2 kelompok wisatawan yang membatalkan berwisata ke Kerinci, yakni dari Singapura dan Inggris,” ujur Rangga, salah satu Tour Operator yang berada di Kerinci.

Dua kelompok yang melakukan pembatalan ke Kerinci, yakni ingin Meelakukan pendakian Gunung Kerinci dan Danau Gunung 7. Dimana, drau Singapura berjumlah 6 orang yang membatalkan penerbangan ke Padang di bulan Maret ini. Dari Inggris, berjumlah 3 orang, yang berencana ke Kerinci di bulan Mei dan membatalkan penerbanganya.

Dikatakan Rangga, Gunung kerinci yang menjadi destinasi populer di kabupaten kerinci yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dari luar negeri maupun dari dalam negeri saat ini sedang mengalami penurunan jumlah kunjungan. Apakah ini berkaitan dengan covid-19 ? tentu iya banyak sedikitnya corona virus sudah terasa dampaknya ke Kerinci.

Menurutnya, dampak dari covid-19 akan terasa hingga akhir 2020 ini, dengan adanya langkah Pemerintah untuk memberi diskon tiket pesawat domestik sangat diharapkan bisnis jasa pariwisata kembali bergairah tentunya dengan kunjungan wisatawan dari dalam negeri.

Diakuinya, sepanjang bulan Maret hingga Agustus adalah waktu terbaik untuk melakukan pendakian Gunung Kerinci dengan adanya diskon tiket pesawat kunjungan wisatawan dalam negeri berwisata ke Gunung Kerinci diharapkan kembali meningkat.

Bagaimana mensiasati dampak dari Covid-19 dalam bisnis jasa pariwisata? Rangga pemilik dari tour operator kerinci expedition mengatakan, sejak awal covid-19 menyebar pihaknya sudah menyiapkan langkah – langkah untuk menarik wisatawan dalam negeri berkunjung ke Kerinci.

“Karena pasar wisatawan dari luar Negeri, tidak bisa banyak diharapkan untuk datang. Jadi, pilihan satu-satunya adalah menyiapkan paket wisata yang aman, nyaman dan terjangkau untuk pasar dalam negeri,” ucapnya.

Terkait dengan pembatalan sejumlah klien dari luar negeri untuk berkunjung ke Kerinci, dirinya mengakui tidak menjadi masalah.

“Tidak masalah demi kesehatan dan keamanan kita semua, mereka bisa menunggu keadaan membaik dan berkunjung di lain waktu,” tegas Rangga. (ndy)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini