BTN Lintas Asri Kembali Terendam Banjir, Pemerintah Harus Bertindak Tegas

SUARA BUNGO – Akibat curah hujan yang begitu tinggi, Perumahan (BTN) Lintas Asri yang terletak di Kelurahan Sungai Kerjan, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Jambi kembali dilanda banjir bandang yang bercampur lumpur, Sabtu (17/4/2021).

Warga BTN Lintas Asri, Rully kepada awak media menuturkan, bahwa banjir yang terjadi di BTN Lintas Asri hampir merata disetiap RT, bahkan banjir tersebut juga disertai dengan tanah merah dan kerikil.

Baca Juga :  Kapolres Pastikan Beri Pelayanan dan Pengamanan Optimal di Perayaan Nataru

“Ini banjir yang kedua kalinya di tahun 2021. Semenjak saya tinggal di BTN ini, baru tahun ini kami mengalami banjir sampai 2 kali. Kami masyarakat BTN Lintas Asri sangat dirugikan, karena barang-barang seperti kasur, perabotan terendam banjir bahkan barang elektronik kami juga banyak yang rusak akibat banjir ini,” jelas Rully.

Tambah Rully, ia berharap kepada Pemerintah Daerah, DPRD dan instansi terkait agar segera menyikapi permasalahan banjir yang sudah dua kali melanda BTN Lintas Asri ini.

Baca Juga :  Temui Fikar Azami & Yos Adrino, Tokoh dan Pendukung Minta Fikar-Yos Kembali Blusukan di Koto Baru

“Pak Bupati, DPRD terhormat dan dinas instansi terkait, mohon turun kelapangan, lihat apa sebenarnya penyebab banjir ini. Coba lihat saluran drainase yang sudah tidak berfungsi akibat tertimbun tanah,” ujarnya.

Rully menilai, pihak terkait harus bertanggung jawab untuk mencari solusi, karena tidak adanya saluran air hingga mengakibatkan banjir di BTN Lintas Asri.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Buka Kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Sentra Industri Kecil dan Menengah

“Siapa yang harus bertanggung jawab atas banjir di BTN Lintas Asri ini. Pak Bupati dan instansi terkit, mohon di ungkap ke publik, apa penyebab banjir ini,” tegasnya.

“Jika tidak ada solusi dari Pemerintah, kami bersama masyarakat BTN Lintas Asri lainnya akan melakukan (Class Action) gugatan bersama atas nama masyarakat terhadap dampak banjir dengan kerugian yang sama dan waktu yang sama,” pungkasnya. (Oni)