34 Truk Angkutan Batu Bara Yang Langgar Aturan di Tindak Polda Jambi

SUARA JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengamankan 34 truk angkutan batu bara yang melanggar aturan dengan melintas dalam wilayah Kota Jambi.

“Ada 34 truk angkutan batu bara yang telah diamankan sejak Senin 10 Oktober hingga Selasa 11 Oktober 2022,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto, di Jambi, Selasa (11/10).

Dia mengatakan, Polda Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya mencari solusi terbaik dalam menertibkan truk angkutan batu bara. Berbagai upaya telah dilakukan, namun tak jarang banyak truk angkutan batu bara yang masih sering melanggar aturan.

“Seperti halnya dalam dua hari ini, Polda Jambi bersama Polsek Jajaran Polresta Jambi mengamankan puluhan truk angkutan batu bara yang melanggar,” ucapnya.

Sejak Senin, kata dia, pihak kepolisian melakukan patroli dan ditemukan banyak truk angkutan batu bara yang melintas di beberapa titik wilayah Kota Jambi.

Lebih lanjut, hasil operasi ditemukan oleh Polsek Jambi Timur 10 unit truk angkutan batu bara, Polsek Jelutung 11 unit, Polsek Kota Baru sebanyak empat unit, Polsek Telanai Pura sebanyak tiga unit, Polsek Danau Teluk dan Pelayangan sebanyak tiga unit, Polsek Jambi Selatan sebanyak dua unit, dan Polsek Pasar sebanyak satu unit.

“Saat ini supir truk beserta kendaraannya sedang diamankan dan diperiksa lebih lanjut oleh pihak kepolisian karena telah menyalahi aturan,” ujarnya.

Dia menegaskan, patroli dan penertiban akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian agar tidak ada truk yang lolos melintas ke dalam Kota Jambi.

Sementara itu, sejak 3 Oktober 2022, Ditlantas Polda Jambi telah melakukan rekayasa pengalihan lalu lintas untuk kendaraan seluruh angkutan, mulai dari angkutan batu bara, CPO, Angkutan Barang hingga angkutan lainnya. Pengalihan arus lalu lintas ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan hingga menekan angka kecelakaan di jalan lintas Provinsi Jambi.

“Semua angkutan barang dari arah Kota Jambi ke Kabupaten Batanghari dilarang melewati Mendalo dan dialihkan melalui Simpang Pal X – Tempino pada pagi dan sore hari mulai dari pukul 06.00–09.00 Wib dan pukul 15.00–18.00 Wib,” tuturnya.

Selain itu, hal yang sama juga diberlakukan dari arah Kabupaten Batanghari ke Kota Jambi tidak bisa melewati Mendalo pada pukul 18.00–21.00 WIB dan akan dialihkan melewati Simpang BBC–Tempino.

“Pengalihan arus lalu lintas ini berlaku untuk semua truk angkutan, baik yang bermuatan ataupun kosong kecuali trailer karena masih ada beberapa titik jalan yang tidak bisa dilewati trailer,” imbuhnya.

Diharapkan dengan dibuatnya rekayasa pengalihan arus lalu lintas ini dapat mengurangi kepadatan dan tingginya angka kecelakaan yang terjadi belakangan ini di wilayah Mendalo, Muarojambi. (Reza)

Komentar