Aktivis Bungo Minta Jangan Jadikan KONI Ladang Bisnis

SUARA BUNGO – Perebutan tampuk kepemimpinan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bungo periode 2026-2030 memunculkan sorotan tajam dari kalangan pemuda dan aktivis Bungo.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasionalis Anti Korupsi Provinsi Jambi yang merupakan aktivis yang selalu kerap memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak menyebutkan bahwa kepemimpinan KONI tidak boleh jatuh ke tangan figur yang hanya mengandalkan kekuatan finansial.

Dalam pernyataannya, Fahlefi menilai KONI adalah simbol semangat olahraga daerah, bukan sekadar wadah untuk mengatur anggaran. Dengan dana yang mencapai dua miliar rupiah, dia menekankan perlunya kepemimpinan yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada prestasi.

Baca Juga :  Medsos Dinas Porapar Bungo Juga Soroti Pembangunan Gedung Tenis yang Habiskan Dana Rp1,4 Miliar

“KONI bukan tempat untuk sekadar menghabiskan anggaran atau mencari gengsi. KONI harus dipimpin oleh sosok yang punya visi, semangat juang, dan keberanian membawa nama Kabupaten Bungo ke panggung olahraga nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Penambang Emas Ilegal Tertimbun Longsor Akhirnya Ditemukan

“Jika hanya bermodal uang, itu sama saja menjerumuskan olahraga kita ke jurang stagnasi,” tegas Fahlefi.

Dia mengingatkan bahwa perebutan kursi kepengurusan jangan sampai berubah menjadi ajang transaksi politik atau kepentingan pribadi. Menurutnya, KONI harus menjadi rumah bagi atlet, pelatih, dan masyarakat olahraga, bukan arena perebutan kekuasaan.

“Bungo butuh pemimpin KONI yang berani, bersih, dan visioner. Jangan biarkan olahraga kita dikorbankan demi kepentingan segelintir orang apalagi sebagai ladang bisnis,” ujarnya.

Baca Juga :  GUBERNUR AL HARIS HARAPKAN ASM-STIE JAMBI DIRIKAN AKADEMI PARIWISATA PROVINSI JAMBI

Lebih jauh, Fahlefi juga berharap agar tim penjaringan dan penyaringan calon Ketua KONI baru harus profesional dan dapat memenuhi syarat.

“Kami harap Tim penjaringan dan penyaringan benar-benar profesional agar kedepan KONI Bungo bisa dinahkodai oleh orang yang benar-benar tepat dan bisa membawa KONI Bungo maju pesat diajang lebih tinggi,” harapnya. (Oni)