Dua Penambang Emas Ilegal Tertimbun Longsor Akhirnya Ditemukan

SUARA BANGKO — Berkat kerja keras tim gabungan Basarnas, BPBD dan TNI 0430 Sarko dan Polres Merangin membuahkan hasil, walau sempat dihentikan sementara, pencarian korban dilanjutkan pada hari Selasa dan Rabu membuahkan hasil, kedua korban yang tertimbun tanah longsor di lubang tambang emas yang menggunakan mesin dompeng akhirnya ditemukan.

Berdasarkan data yang didapat, Dua penambang emas ilegal yang tertimbun longsor, di Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Masumai, Merangin, Sabtu lalu, akhirnya ditemukan hari Rabu (25/12/2019). Kedua penambang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Tim Basarnas, TNI dan BPBD menemukan Danang, warga Pati, Jawa Tengah, Rabu (25/12/2019), sekitar pukul 12.00 Wib, siang.

Danang ditemukan dalam posisi tubuh terlentang. Jasadnya langsung dibawa ke RSUD Kolonel Abunjani, Bangko.

Beberapa jam berselang, tim pencarian juga menemukan Eko, warga Pati, Jawa Tengah. Eko ditemukan sekitar pukul 16.40 Wib.

Eko yang terakhir ditemukan, didapati dalam posisi tertelungkup. Pakaiannya masih lengkap. Jenazahnya juga langsung dibawa ke rumah sakit Kol. Abunjani Bangko.

Sementara itu, Kasdim 0420/ Sarko, Mayor Edi mengungkapkan, evakuasi korban kini sudah dihentikan, karena semua korban sudah ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban atas nama Eko, merupakan korban terakhir yang ditemukan oleh tim, berdasarkn keterangn lima orang yang tertimbun sudah ditemukan semua kelimanya, warga Pati jawa tengah, satu atas nama Yusuf warga setempat sudah ditemukan pertama sekali oleh warga,” ungkapnya.

Pencarian kedua korban terakhir sebagai motor penggerak Ketua DPRD, Try Herman Efensi, selain ketua DPRD Kabupaten Merangin dan Kasdim dilokasi Hadir dalam pencarian di TKP, Kasdim 0420/Sarko, Mayor Inf Edi Arman SH, Danramil 420-09/Bangko, Mayor Inf Usman, Unit Inteldim 2 Orang, Basarnas Provinsi Jambi, Anggota TNI (Kodim 0420/Sarko) 10 orang dan warga setempat.(mjb)

Komentar