Ini Pesan Wabup Terkait Kendaraan Yang Melebihi Tonase

SUARA TANJABBAR – Atas laporan beberapa masyarakat terkait lalu lintas kendaraan besar yang melebihi tonase dan berpotensi merusak jalan, Wakil Bupati Kabupatan Tanjab Barat, Hairan, SH melakukan insfeksi mendadak di Desa Tanjung Bojo, tepatnya jalan lintas Lubuk Bernai.

Mendapati beberapa kendaraan dengan bertonase yang melebihi kapasitas jalan dilokasi, Wabup Kabupaten Tanjab Barat ini menghimbau kepada sopir dumtruck untuk kedepan mengurangi kapasitas muatan sesuai dengan kapasitas jalan yang ada.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Ikut Ujian Tertulis Jadi Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan

Menurutnya, kendararaan yang bertonase melebihi kapasitas jalan ini berpotensi merusak fasilitas jalan umum dan ini tidak boleh lagi terjadi.

Baca Juga :  Kapolres Bungo Bersama 3 Kapolres dan Beberapa Jajaran Polda Jambi Diganti

“Kalau jalan ini rusak akibat kepentingan segelintir orang, hingga mengorbankan masyarakat banyak pengguna jalan ini tentu akan menjadi beban bagi pemerintahan terkait perbaikan dan pemeliharaan jalan,” jelasnya.

Terpisah, Kadis perhubungan Samsul Jauhari dihubungi melalui ponselnya membenarkan kalau jalan lintas desa Tanjung Bojo menuju Lubuk Bernai merupakan jalan kabupaten, dan kapasitas jalan maksimal 6 – 8 Ton.

Baca Juga :  Sebelum Berangkat Studytiru ke Gunung Kidul, Wabup Lakukan Pembekalan Kades dan BPD

“Benar itu jalan Kabupaten yang kapasitas hanya 6 – 8 Ton. hal ini akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya. (Reza)