Warga Tanjabtim Tewas Tertimpa Ekscavator di Kabupaten Bungo

SUARA BUNGO – Kabar duka, seorang operator alat berat jenis ekscavator di dusun Belukar Panjang, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo meninggal dunia secara tragis. Dia meninggal tertimpa alat berat yang dikemudikan-nya tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban tersebut atas nama Tri Nur Januar Abdul Pendi (28), warga Kampung Sungai Ayam, Dusun Pangkalan Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur.

Kejadian tersebut bermula saat alat berat yang direntalkan oleh sang pemilik kebun yang bernama Ahmad. Ekscavator tersebut dengan merk Hitachi, yang dirental untuk membuka lahan perkebunan. Saat hendak melewati tebing yang cukup terjal dan miring, alat berat ini malah terguling kedalam jurang yang cukup dalam, Senin (15/3/2021) sekitar pukul 14.00 Wib.

Baca Juga :  H Mashuri Pantau Vaksinasi di Kejari Merangin, Disaksikan Pangdam dan Danrem Secara Virtual

Selain korban yang meninggal dunia tersebut, didalam alat berat itu juga ada kernet alat atas nama Tamsir.

“Saat itu kondisi licin diakibatkan hari hujan. Akibat hilang kendali, akhirnya alat berat itu terguling kedalam jurang. Sebelum alat itu terguling, operator ini berusaha melompat dari dalam kabin alat berat. Namun dia malah tertimpa ekscavator dan meninggal dunia,” ucap Fahmi warga setempat.

Baca Juga :  DKM AHM Gelar Khitanan Massal dan Salurkan Beasiswa Pendidikan

Namun korban lainnya, yaitu kernetnya Tamsir selamat. Dia memilih untuk berpegangan di dalam kabin saat alat berat itu berguling hingga ke dasar jurang.

“Kernetnya selamat. Hanya saja kernetnya mengalami luka dan patah tulang pada bagian tangan dan pinggang. Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” katanya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kapolres Bungo, AKBP Mokhammad Lutfi, S.IK. menurutnya, kejadian kecelakaan kerja itu terjadi dilokasi perkebunan milik Ahmad, masyarakat Dusun Belukar Panjang, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Baca Juga :  Gudang Minyak Ilegal Menjamur di Sungai Mengkuang, Warga Minta Polisi Segera Bertindak

“Dugaan sementara, kejadian itu karena kurangnya keahlian operator menggunakan alat berat dan kurangnya analisa operator dalam membaca situasi alam,” pungkas AKBP Mokhamad Lutfi, S.IK.

Untuk diketahui bersama, jenazah korban atas nama Tri Nur Januar Abdul Pendi (28) saat ini sudah dikebumikan oleh pihak keluarganya. (Oni)