SUARA BUNGO – Aktifitas ilegal Penambahan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah Dusun Aur Cino, Kecamatan Bathin III Ulu sepertinya sudah agak sepi peminatnya alias sudah kehabisan lokasi. Namun, saat ini sudah merambah ke Dusun Senamat Ulu, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Ketua Karang Taruna Senamat Ulu, Hardi. Kepada awak media dia mengatakan, bahwa puluhan alat berat untuk PETI yang dulunya ramai di Dusun Aur Cino sudah bergeser ke dusun Senamat Ulu.
“Aur Cino dak lagi bang, kalau yang rame sekarang di Senamat, abang pun dak ngurus alat lagi,” jelasnya, Sabtu (15/8/2026).
Sebelumnya, awak media juga pernah mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Datuk Rio Senamat Ulu, Tarmizi. Namun datuk Rio Senamat Ulu juga tidak membantah terkait puluhan unit alat berat yang terkesan bebas beroperasi di wilayahnya tersebut.
“Iyo dindo, cuma lom ado yang tau dengan Rio nyo, kalu lah ado gek kando kabarin secepatnyo,” jelas Rio Senamat Ulu beberapa waktu lalu via pesan WhatsApp.
Terpisah, ZA selaku masyarakat kepada awak media mengatakan, bahwa PETI menggunakan alat berat di Kecamatan Rantau dan Bathin III Ulu terkesan ada pembiaran oleh Aparat Penegak Hukum (APH) maupun datuk Rio setempat.
“Ini jelas-jelas ada unsyur pembiaran, padahal alat berat itu bebas beraktifitas di pinggir jalan aspal mulai dari Kecamatan Rantau Pandan sampai ke dusun Senamat Ulu,” beber ZA.
Dia berharap ada tindakan tegas dari APH maupun dari pihak dusun dan pihak Kecamatan. Jika tidak, dikhawatirkan akan merambah kedusun-dusun lainnya di Kecamatan Rantau Pandan dan Bathin III Ulu.
“Kalau APH dan pihak Desa maupun Pihak Kecamatan tindak bertindak, maka bersiap-siap lah dusun-dusun lain nya dalam Kecamatan Rantau Pandan dan Bathin III Ulu akan hancur oleh gajah besi itu,” pungkasnya. (Tim)









