Gara-gara Digigit Buaya, Muslim Akhirnya Meninggal Dunia

465

SUARA BUNGO – Muslim (45) warga Dusun Aur Gading, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, merupakan korban dari keganasan buaya di sungai Batang Jujuhan akhirnya meninggal dunia. Ia meninggal di sebuah klinik di Sungai Rumbai, Minggu (9/9/2018) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Muslim diduga meninggal akibat tidak kuat lagi menahan bisa bekas gigitan buaya ganas tersebut. Kabarnya, pihak keluarga malah membawa korban tersebut ketempat tukang urut untuk mengobati kakinya yang di gigit buaya ganas.

Dan diketahui, Muslim sehabis di urut memang sudah bisa bicara dengan pihak keluarganya. Namun, tidak begitu lama kemudian, diperjalanan korban mengalami kritis dan langsung dilarikan ke sebuah klinik di Sungai Rumbai.

“Iya benar, Muslim sudah meninggal malam tadi. Korban meninggal dunia di klinik Arba di Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat. Saat ini korban sudah dimakamkan di Dusun Aur Gading,” ujar Hamrozi, Rio Dusun Aur Gading, Minggu (9/9/2018).

Hamrozi, Selaku Rio Dusun Aur Gading berharap agar ada solusi dari pemerintah Kabupaten Bungo untuk kasus yang menimpa Muslim ini. Jika tidak ditindak lanjuti, masyarakat akan terus merasa dihantui untuk melakukan kegiatan di sungai batang Jujuhan.

“Mungkin karena habitatnya terganggu oleh aktivitas peti, air menjadi keruh dan makanya buaya sulit untuk mencari makan,” ujarnya lagi.

Semenjak preristiwa ini, tidak banyak lagi masyarakat yang mandi ke sungai, hanya berkisar 5 persen lah, selebihnya sudah trauma dan tidak berani lagi untuk mandi di sungai.

“Kami berharap adanya solusi dari Pemerintah, karena masyarakat kami masih ada yang mandi di Sungai Batang Jujuhan. Kejadian ini sudah yang kesekian kalinya terjadi. Ada yang meninggal dan ada juga yang kakinya sampai di amputasi karena gigitan buaya ganas,” pungkasnya. (Oni)

Silahkan Komentar nya Tentang Berita Ini