SUARA KERINCI – Prosesi pesta nikah gratis atau “Barlek Basamo”, yang masuk pada rangkaian kegiatan Festival Kerinci tahun 2019, yang dilaksanakan pada Selasa (05/10/2019) dirasakan kurang meriah, karena tidak sesuai dengan yang diisukan kepada masyarakat sebelumnya.
Bagaimana tidak, hal tersebut terbukti dengan dari awalnya menurut informasi diikuti oleh Puluhan pengantin, namun dilapangan hanya diikuti 15 pengantin.
Bukan hanya itu saja, akan tetapi juga terlihat dari jadwal pelaksanaan yang harus dimulai pada pukul 08.30 wib, akan tetapi baru dimulai pada pukul 10.00 wib. Hal ini disebabkan, hingga pukul 10.00 wib, hanya baru Tiga pengantin yang hadir.
Dilapangan juga terlihat, meja yang tidak memakai alas meja, kursi para undangan yang tidak terlihat snack, dan pengantin peserta juga tidak mendapatkan snack.
“Pertamo dikabarkan banyak yang ikut, tapi hari ini cuman 15 yang hadir. Itupun, pengantin dari Siulak, ado yang sudah nikah dan sudah resepsi malah disuruh ikut lagi karena peserta awalnya kurang,” ujar warga, yang tak mau ditulis namanya.
Kekecewaan itu juga diakui langsung oleh Wakil Bupati Kerinci, Ami Taher, saat menyampaikan sambutan. Dikatakan Wabup, bahwa prosesi pesta nikah gratis ini merupakan rangkaian Festival Kerinci.
“Kita berharap dengan acara hari ini, walaupun awalnya merasa persiapan sedikit kecewa, mudahan menjadi evaluasi kedepannya agar lebih baik,” tegas Wabup.
Kadis Parbudpora Kerinci, Ardinal, selaku ketua panitia pelaksana dalam sambutannya juga mengakui kekurangan dalam prosesi pesta nikah gratis tersebut. Dikatakannya, bahwa kegiatan pesta nikah gratis ini merupakan momen pertama di Kabupaten Kerinci pada tahun 2019, tentunya belum terlaksana dengan sempurna.
“Untuk itu, panitia memohon maaf, mudah-mudahan ini pelajaran kita kedepan agar lebih sukses dan meriah,” ujarnya.(ndy)










