10 Tahun Terbaring Lemas dan Mata Buta, Warga Mangun Jayo Ini Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

SUARA BUNGO – Sungguh malang nasib yang di alami Muhamad Andika (13), putra dari pasangan Umar Putra dan Asnidar warga kampung Suka Maju, Dusun Mangun Jayo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo ini sudah sekitar sepuluh tahun terbaring lemas di rumahnya dengan kondisi mata buta dan kepala besar serta kaki lumpuh.

Orang tua dari anak tersebut, Asnidar (32) saat dijumpai awak media dirumahnya dia mengatakan, bahwa kondisi anaknya tersebut semenjak anaknya berumur 2 tahun. Dia hanya bisa terbaring dengan mata yang buta dan kepala membesar serta kakinya lumpuh.

Baca Juga :  Bupati Cek Endra Resmi Buka Musrenbang RKPD Tahun 2021

“Anak kami ini sudah lebih kurang 10 tahun hanya bisa tidur dirumah. Saat hendak membalikkan badannya saja harus saya bantu,” kata Asnidar, Senin (30/01/2023).

Lanjut Asnidar, dirinya sebenarnya ingin sekali membawa anaknya berobat dan membeli kursi roda, namun kondisi ekonominya keluarganya serba kekurangan.

“Kami pengen sekali bawa anak kami berobat dan ingin belikan kursi roda untuknya. Tapi apa boleh buat, suami saya hanya bekerja nyadap karet orang pak, jangankan untuk berobat dan membeli kursi roda, untuk kebutuhan hidup sehari-hari saja sudah susah pak,” beber Asnidar sambil meneteskan air mata.

Baca Juga :  MTQ Tingkat Kecamatan Jelutung Yang Ke-3,"Melalui MTQ Kita Mewujudkan Generasi Qur'an Menuju Jambi BAHAGIA 2025-2030

Kata Asnidar, dulu pada tahun 2012 dirinya pernah membawa anaknya berobat ke RSUD H. Hanafi Muara Bungo, namun terkendala dengan biaya.

“Dulu anak kami pernah dirawat di RSUD H. Hanafie Muara Bungo sekitar 5 hari. Kata dokter penyakit yang diderita anak kami ini adalah Hidrosefalus atau (Menumpuknya cairan di dalam rongga jauh di dalam otak). Dari tahun 2013 sampai sekarang dakdo pernah lagi dibawa berobat atau bawak kerumah sakit, karno dakdo biaya,” keluhnya.

Baca Juga :  Bupati Sukandar Hadiri Paripurna Peringati HUT Provinsi Jambi Ke-65

“Kami sangat berharap semoga ada bantuan dari Pemerintah ataupun dari para dermawan untuk biaya pengobatan anak kami, beli kursi roda dan untuk biaya hidup kami sehari-hari,” harapnya dengan nada tersedu-sedu. (Ris)