SUARA BUNGO – Maraknya aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah Pelepat seperti yang dilakukan oleh Maliki, salah satu warga Dusun Baru Pelepat, Kecamatan Pelepat, nampaknya akan sulit diberantas dan dihentikan.
Sulitnya diberantas dan menjamurnya alat berat yang bermain PETI di Wilayah Pelepat diakui langsung oleh Kapolsek Pelepat, Iptu Carlos Sihombing kepada wartawan, Selasa (12/05/2026).
Kepada wartawan, Kapolsek Pelapat mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menindak dan memberantas PETI diwilayah hukumnya, karena itu menjadi ranah Polres Bungo dan terkhusus Tipidter Polres Bungo.
“Kami dari Polsek tidak ada wewenang untuk menangkap dan melakukan razia PETI, itu wewenang pihak Polres Bungo,” ujarnya lewat talephone saluler.
Jika pihak Polsek Pelepat tidak berwenang melakukan pemberantasan PETI, lantas apa langkah yang dilakukan oleh pihak Polsek Pelepat terkait menjamurnya PETI menggunakan alat berat di Pelepat, Kapolsek menjawab pihaknya berusaha melakukan upaya dan penyadaran akan bahaya PETI dengan melakukan sosialisasi dan memasang spanduk.
“Kita cuma bisa sosialisasi, baik lewat spanduk dan sosialisasi langsung dengan masyarakat akan bahaya dan dampak buruk dari aktifitas PETI tersebut. Setiap kami turun ke lapangan, hasil temuan selalu kami laporkan ke Polres Bungo,” terangnya pula.
Lantas ketika ditanya saat melakukan sosialisasi apakah mereka menemukan atau melihat alat berat yang sedang bekerja mencari emas ilegal, dirinya mengaku melihat dan mengetahuinya, hanya saja alat berat tersebut berada diseberang sungai.
“Memang banyak alat berat main PETI di dusun Baru Pelepat, tapi kami cuma bisa sosialisasi, palingan dua kali dalam seminggu kami melakukan sosialisasi untuk pencegahan, alat berat itu juga berada di seberang sungai,” tutup Kapolsek.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pelepat, Ipda Endi saat dikonfirmasi terkait aktifitas PETI dan pembakaran emas milik Maliki di dusun Baru Pelepat, kepada awak media dia mengatakan, bahwa pihaknya masih dalam penyelidikan.
“Lagi di lidik bang,” pungkasnya singkat. (Tim)










