Mashri: Waspada Android, Pesantren Pilihan Tepat

SUARA BANGKO – Waspadai pengaruh transformasi teknologi Android pada anak, karena jika belum dibekali dengan keimanan dan ilmu agama yang kuat, anak akan mudah terpengaruh dengan informasi-informasi buruk.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Mashuri saat mengikuti pengajian umum di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Al Hafiz, Desa Bungo Antoi Kecamatan Tabir Selatan, Rabu (25/5/2022).

”Menitipkan anak ke Ponpes adalah pilihan pendidikan yang tepat. Anak yang menimba ilmu di Ponpes mempunyai banyak keunggulan. Mereka akan terhindar dari pengaruh Androit, karena di Ponpes tidak boleh pakai HP,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Bupati: Bersinergi Untuk Kemajuan Merangin

Selain terhindar dari pengaruh HP, sholat lima waktu anak Pesantren tidak pernah tinggal. Anak pesantren terang bupati, akan mendapatkan ilmu dunia dan ilmu akhirat.

Jaman digitalisasi sekarang ini lanjut bupati, harus disikapi dengan baik, anak-anak butuh landasan keimanan dan landasan ilmu agama yang kuat, sehingga tidak mudah terpengaruh informasi buruk.

Apalagi sambung bupati, tempo hari dimasa pandemic Covid-19 semua materi pelajaran anak sekolah lewat HP Androit, sementara anak-anak belum siap dengan landasan keimanan, sehingga banyak salah gunakan.

Baca Juga :  Kabupaten Merangin Terbaik, Katagori Paling Replikatif Dalam Upaya Penurun Angka Stunting

”Informasi apapun bisa diakses lewat transformasi teknologi Androit, untuk itu harus disikapi dengan bijaksana, sehingga penggunaan HP itu bisa bermanfaat sesuai akidah anak,” terang Bupati.

Sekarang ini anak usia kelas dua atau kelas tiga Sekolah Dasar saja tegas bupati, sudah mahir mengakses barbagai informasi lewat androit, sementara landasan ilmu agama dan keimanannya belum siap, sehingga perlu diwaspadai.

Baca Juga :  Bupati Merangin Resmi Lepaskan Kepulangan 2 Pasien yang Dinyatakan Sembuh Covid-19

Untuk kelancaran proses belajar mengajar di Ponpes, bupati telah menganggarkan dana lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk semua Ponpes di Merangin.

”Dari sebanyak 97 Ponpes di Merangin yang sudah punya legalitas sebanyak 72 Ponpes, untuk itu uruslah perizinan Ponpes karena itu syarat untuk mendapat bantuan. Insya Allah bantuan itu akan bergulir setiap tahun,” terang Bupati.(MHD/ADV)