Kondisi Jalan Rusak Parah, Perbatasan Bungo-Merangin Menjadi Rawan Begal

SUARA BUNGO – Akibat jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo membuat aksi kejahatan meningkat. Sejumlah pengguna jalan kerap menjadi korban begal.

Kondisi jalan yang tak memungkinkan untuk melaju kendaraan lebih cepat, membuat para pelaku dengan gampang mencari korban.

Rio Dusun Mulya Jaya, Soma menyebutkan beberapa bulan terakhir telah terjadi beberapa kali aksi begal di jalan rusak tersebut. Pelaku melakukan aksi di siang bolong dengan menargetkan ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor sendirian.

“Gara-gara jalan rusak parah, sehingga begal dengan mudah merampas tas ibu-ibu yang di jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Fachrori Menjadi Gubernur Jambi

Jalan rusak parah di wilayah tersebut terdapat di 4 Dusun, yakni Dusun Cilodang, Dusun Gapura Suci, Dusun Mulya Bakti dan Dusun Mulya Jaya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Merangin.

Kondisi jalan yang bak kubangan kerbau itu sangat dikeluhkan oleh warga. Meskipun sudah melakukan upaya penimbunan secara swadaya oleh masyarakat, namun tidak merubah kondisi jalan yang sangat parah tersebut.

“Kemarin sudah kami coba timbun pake pecahan batu gunung, tapi hasilnya tidak terlihat karena lobangnya sangat dalam,” tuturnya.

Selain rawan dengan aksi begal, Soma juga menyebutkan, bahwa banyak warganya yang sakit tidak sempat untuk dibawa ke rumah sakit karena meninggal dunia di jalan. Pasalnya, jarak tempuh yang seharusnya 15 menit harus dilewati hampir 2 jam.

Baca Juga :  Jika Tetap Nekat Melanggar, Izin Resto dan Karaoke PT. Catur Tunggal Wijaya Terancam Dicabut

“Anak sekolah juga sering jatuh saat hendak pergi ke sekolah,” tambahnya.

“Kami perangkat dari 4 dusun ini sudah berupaya mencari solusinya, namun apa boleh buat keadaan keuangan daerah kita saat ini lagi tidak memadai. Kami akan terus berkoordinasi dengan para-para dermawan, mana tau kedepan ada para dermawan atau pemerintahan yang terketuk hatinya untuk membantu permasalahan jalan yang rusak parah ini,” harapnya.

Sementara itu, Wakapolsek Pelepat Ipda M Nainggolan membenarkan jika aksi kriminal di wilayah tersebut memang meningkat akibat jalan yang rusak parah tersebut.

Baca Juga :  Kapolres Akan Panggil Pemilik Lahan yang Jadi Lokasi PETI Dekat Bandara Bungo

Saat ini, untuk mengurangi tingkat kejahatan di wilayah itu petugasnya melakukan patroli rutin di beberapa titik yang dianggap rawan tersebut.

“Pelaku kejahatan memanfaatkan jalan yang rusak parah dan kondisi wilayah yang sepi ini,” jelas Wakapolsek Pelepat.

“Kami menghimbau kepada semuanya, bagi yang melewati jalan perbatasan Bungo-Merangin itu agar berhati-hati, jika ada yang mencurigakan segera lapor ke petugas kami atau datang langsung ke Polsek Pelepat,” pungkasnya. (Oni)