Candra Tewas Bersimbah Darah, Diduga Tertembak Kecepek Miliknya Sendiri

SUARA BUNGO – Nasib naas menimpa Sandi Candra (26) warga Kampung Danau, Dusun Talang Silungko, Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo.

Korban tewas diduga tertembak senjatanya sendiri saat hendak pergi ke kebun melihat perangkap binatang liar di kebun warga.

Korban pertama kali ditemukan oleh Saparudin, sekitar pukul 07.30 Wib, yang merupakan rekannya sendiri yang sama-sama berangkat ke kebun melihat perangkap binatang liar yang dipasangnya.

Saat ditemukan, korban tergeletak bersimbah darah disamping motor beserta sebuah senjata rakitan jenis Kecepek.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lendra Wijaya Hadiri Penyerahan Rumah Swadaya Masyarakat di Tanah Kampung

Kepala Kampung setempat, Ishak mengakui dimana korban itu sempat pamit ke istri-nya untuk melihat Perangkap binatang liar yang dipasang disalah satu kebun milik keluarganya. Namun, kali ini korban melihat dia membawa kecepek yang dipinjam dari keluarganya.

Katanya dia membawakan kecepek bermaksud untuk melumpuhkan binatang buas bila perangkap-nya itu membuahkan hasil.

“Korban itu kemarin memasang perangkap binatang liar. Entah kenapa kali ini dia membawa kecepek juga. Karena kurang hati-hati, akhirnya senjata makan tuan. Terlihat luka dibawah kuping menembus kebagian kepala,” ujar Ishak, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga :  Ketua BPD Talang Silungko Bantah Terkait Dugaan Pungli

Atas insident tersebut, Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro langsung ke rumah korban dan bersama masyarakat men-sholati jenazah korban di Masjid Raudhah, dusun Talang Silungko, kecamatan Bathin II Pelayang.

Kepada awak media, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro menyampaikan, bahwa insident tersebut merupakan kelalaian korban. Korban membawa Kecepek hendak pergi melihat perangkap bintang liar yang dipasang di kebun warga.

Baca Juga :  Pasca Demo di Jakarta, Polres Kerinci Gelar Dialog Kebangsaan

“Insident ini, pihak keluarga sepakat untuk tidak di otopsi dan jenazah korban langsung di makamkan di TPU dusun setempat,” paparnya.

Pantauan awak media dilapangan, istri korban tampak histeris sambil memeluk anak perempuan-nya yang baru berusia 1 tahun lebih. Sambil menunggu jenazah di shalatkan di masjid setempat. (Oni)