Tanggul Irigasi Jebol, Ribuan Hektar Sawah di Kumun Terancam Kekeringan

SUARA SUNGAI PENUH – Jebolnya tanggul irigasi Sungai Kumun di Desa Ulu Air Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh, mengakibatkan ribuan hektar lahan persawahan terancam kekeringan, pasaLnya sungai tersebut merupakan andalan bagi para petani untuk mendapatkan pasokan air.

Tanggul irigasi Sungai Kumun dalam kondisi normal akan mengairi lahan sawah milik warga di Kecamatan Kumun Debai, jebolnya tanggul irigasi tersebut disebabkan oleh banjir bandang yang melanda wilayah Kumun beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Harap PPDB Objektif Berdasarkan Kemampuan

Sungai Kumun ini merupakan saluran induk yang berfungsi untuk memasok kebutuhan air untuk lahan persawahan seluas ribuan hektar, jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan mengganggu tanaman di areal yang mayoritas ditanami padi.

“Akibat tanggul irigasi jebol aliran air di saluran irigasi di Desa Ulu Air tersebut tidak bisa difungsikan lagi. Untungnya saat ini padi kami sudah besar-besar, tapi apabila tidak segera diperbaiki tentu kami tidak bisa menggarap sawah ini lagi karena air tidak ada,” ungkap warga Joni Afrianto.

Baca Juga :  H. Fachrori Dampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Berkunjung ke Masjid Agung Al-Falah Jambi

Sementara itu kepala desa Ulu Air Lamia Warga mengungkapkan pasca jebolnya tanggul irigasi tersebut pemerintah desa sudah melaporkan kepada dinas PUPR Kota Sungai Penuh dan dinas sudah melakukan peninjauan ke lokasi.

Baca Juga :  Indonesia Menjadi Negara Ke 5 Dalam Bidang Ekonomi Tahun 2045, Benarkah..?

“Setelah di lihat kelokasi, pihak dinas PUPR mengatakan pihaknya akan mengupayakan pengerjaannya dilaksanakan dalam tahun ini juga,” kata kades.

Selain merusak tanggul irigasi, banjir bandang tersebut juga merusak bronjong di belakang rumah warga dan apabila tidak segera diperbaiki jika curah hujan tinggi masyarakat khawatir banjir akan merusak rumah-rumah. (ndy)